Rumah Makan Sunda - Rumah Makan Lalapan - Jakarta Utara - Ancol

Makan lagi ... makan lagi .. rumah makan kali ini yang mau di ceritain yaitu rumah makan sunda nih ... tapi tetep nyari yang ada sambal nya.
Karena cari yang dekat dengan kantor di daerah ancol jadi makan di rumah makan lalapan,
yang di recommend sama temen-temen gw itu ayam bakar madu nya sama ayam pedas nya.

Rumah makan ini tepatnya terletak di jalan ....... jadi paling mudah kalo dari arah senen/gunung sahari kita mengarah ke ancol biasanya belok ke kanan ini kita harus belok ke arah kiri untuk memutar jalan, sebenarnya dari seberang kita dah bisa lihat rumah makan ini, karena letaknya tepat di pinggir jalan dekat dengan (bersebelahan) dengan apartemen Aston Ancol.
Setelah kita memutar balik kita ambil arah ke Hailai Ancol, dan sebelum apartemen ancol dan hailai ancol kita sudah dapat menemui rumah makan lalapan ini.
Pertama kali masuk langsung di sambut dengan kesan sundanese ... dimana kebanyakan terbuat dari kayu dan kayu, ada juga gendang dan lebih lucunya lagi ada becak mini didepannya. Disebelah kanannya kita juga bisa liat sawah mini, lumayan untuk cari suasana yang adem di tengah kota jakarta yang panas ini.

Ini ada sedikit gambaran bagaimana ruangan disana, karena lagi bulan puasa jadinya agak sepi, biasanya yang makan ditempat ini cukup banyak.


Jenis Makanannya ada beraneka ragam mulai dari ayam, empal, jenis ikan, tahu, tempe, udang, cumi-cumi dan lain-lain, untuk sayurnya juga banyak pilihannya ada daun labu, kangkung, daun pepaya, pare, daun ubi, daun singkong.

Bentuk makannya kita ambil langsung (seperti prasmanan) cuman gak ngambil sendiri diambilin mba nya (petugasnya).

Untuk lalapannya sendiri kita bisa ambil sebnayak yang kita mau karena tempatnya terpisah kita hanya diberi tempat untuk mengambil lalapannya dan juga tempat untuk sambal (gak kena biaya tambahan lohh alias gratis) plus sayur asamnya juga gratis , untuk sambal ada 4 macam :
1. Sambal Ijo
2. Sambal Terasi
3. Sambal Goreng
4. Sambal Oncom


Untuk desert nya ada berbagai macam jenis es nih disini tinggal di pilih langsung, tapi lagi-lagi semua pada pecinta teh tawar jadinya cuman minum teh tawar hangat juga (gratis)
Tapi nggak sempat ke foto nih makanannya, baru sadar setelah dimakan, mungkin lain kali kalau makan disitu lagi ... dikasih gambarnya. Lenny sempat pesan jenis es apel apa gitu ... lupa namanya tapi lumayan enak, jadi apelnya diserut plus ager-ager tambah sama sirup dan es .. seger bangat.
Untuk informasi khusus di bulan puasa ini rumah makan lalapan memberikan diskon sebanyak 15 persen.

Jadi lumayan nggak begitu mahal. Dan untuk pulang kalau nggak dapat kendaraan nih ada becak kecil didepannya ;p



Selamat Mencoba ...

Happy Kuliner

[+/-] Selengkapnya...

Warung Bu Kris - Warung Penyet

Lagi bulan puasa jadi jarang ada tempat makan siang yang buka, tapi karena banyak yang gak buka inilah malah terpacu untuk nyari dan nyobain rumah makan yang baru. Kali ini mau nyobain rumah makan didaerah pluit, sebenarnya tertarik untuk coba makan disni karena kita pada pecinta rasa pedas (makk nyusss … sepertinya), Langsung cari informasi dimanakah letaknya, tapi ternyata gw nggak perlu susah susah dah ada yang bantuin cari … jadi gw nebeng aja deh ;p. Rencana mau pergi naik taksi, tapi karena mau ngambil hadiah dari Citibank yang beruba termos seharga 800 ribuan (yahhh lumayan bangat .. gratis), jadi sambil mau makan samnbil ngambil hadiah okeh bangat kan. Tapi ternyata setelah menelpon ke pejaten village katanya barangnya nggak ada … jadilahhhhhh gw pikir apa akan naik taksi lagi aja, karena si bos berarti gak akan pergi, tapi berhubung mau makan siang juga akhirnya tetep di ajakin, dannnn lumayan dapat tumpangan gratis deh,

Mari kita liat foto-foto dan juga cerita di warung bu kris :
Diwarung bu kris ini terkenal dengan penyetan - nya ... nyaris segala macam penyetan ada di sini mulai dari ayam penyet, bakso / bakwan penyet, udang penyet, ikan penyet, tempe dan tahu penyet, empal penyet, dan lain-lain.

Warung bu Kris ini tepatnya (lokasi) berada di jalan Pluit Permai Raya no 10 - Jakarta (di belakang mall pluit), cabangnya juga banyak ada di Surabaya, Sidoarjo, Pandaan, Malang dan Jakarta.
Warung bu Kris ini tepat di pinggir jalan jadi nyarinya mudah kok, tinggal lihat plank ini (rame bangat loh, jadi agak susah sepertinya nyari tempat parkir, tapi berhubung sekarang lagi puasa jadi agak mudah dapat (red. tetep aja harus jalan berapa meter untuk sampai ke depan warungnya ;p)).
Pas masuk langsung ketemu sama akuarium (pas bangat seneng nih kalo liat ikan), dibalik akuarium dah keliatan meja dan bangku tersusun "okeh".

Sampai disana tentunya langsung lihat daftar menu dong ... (banyak bangat ternyata menunya).Untuk yang baru nyoba ... dan mau nyoba semua jenis penyet nya bisa pesen paket komplit nya .. harganya Rp. 32.000,.
Kalo sekarang kita pada pesan :
1. Ayam Penyet Harga : Rp. 13.000,.
2. Udang Penyet Harga : Rp. 12.500,.
3. Tempe Penyet : Rp. 7.000,.
4. Tahu Penyet : Rp. 7.000,.
5. Bakwan Penyet : Rp. 13.500,.
6. Pecel : Rp. 7.000,.
7. Teri Medan Goreng: Rp. 5.000,.
8. Sambal Pencit Teri Medan (campur mangga) : Rp.10.000,.
9. Sayur Asam : Rp. 5.000,.
10. Nasi Putih : Rp. 4.000,.
11. Teh Tawar : Rp. 2.000,.
Dessert nya ada :
Es Puter : Rp. 11.000,.
Kerupuk2 : Rp. 3.000,.


Yang pasti di banggakan dari warung ini sambal nya mantab bener, enak deh ... apalagi bagi para pecinta sambal yang pedas.

Jadi silakan mencoba bagi temen-teman pecinta kuliner dan juga yang pada mau nyobain rasa sambal yang okeh bangat ini.
Selamat Mencoba ...
HAPPY KULINER

[+/-] Selengkapnya...

GUNUNG BROMO - PANANJAKAN - PROBOLINGGO - JAWA TIMUR

Perjalanan ke Bromo di mulai dari JAKARTA-SURABAYA-GEMPOL (yang sudah diceritakan di posting sebelumnya), sekarang saatnya kita tengok wisata di GUNUNG BROMO ini.
25 Maret 2009 kita berangkat dari Mess temen di Gempol untuk wisata ke bromo, agar dapat sunrise nya (melihat matahari terbit) jadi kita rencana dari gempol tengah malam, karena jarak yang akan di tempuh kira-kira kurang lebih 3 jam.
Tepat pukul 12 malam kita menuju ke bromo sebelumnya sempat berhenti di toko untuk membeli perbekalan makanan. Kali ini dapat kesempatan kita nggak perlu naik bus dari surabaya karena dapat pinjaman mobil jadi kita modal bensin aja, jadi pengeluaran bisa jauh lebih di tekan. Dan lagi2 ada kawan yang bersedia nyupirin ;p
Dalam perjalanan menuju gunung bromo bener-bener perjalanan yang sangat nyaman, karena jalan yang kita lalui itu jalan antar propinsi jadinya jalanan mulus ditambah jalan tengah malam jadi jarang mobil yang lewat. Ketika sudah memasuki kawasan bromo baru kita mulai perjalanan yang tadi dianggap mulus sekarang masuk tahap mengerikan, tapi masih tetap tenang karena "driver" kita sudah berpengalaman, karena di malam hari kami tidak dapat melihat sekeliling , jarak pandang hanya sebatas lampu mobil.
Setelah sampai di kawasan pegunungan tengger ini tepatnya di tempat parkir (dimana biasa mobil berhenti disini) kami tidak dapat melanjutkan lagi dengan mobil kami , harus berhenti di parkir dan menyewa hardtop, saat itu kira-kira pukul 3 sampai di bromo. Jadi kami putuskan sementara untuk tidak langsung naik menyewa hardtop mau tidur dulu kasian “supir” kita .. maksudnya kawan kita semalaman belum istirahat hanya membawa mobil saja.
Tapi ketika pertama kali datang para supir maupun calo hardtop sudah menghampiri kami langsung, mereka langsung bilang “sekarang aja pesannya nanti naiknya tidak apa” ... jadilah kami langsung pesan dulu. Biaya untuk naik hardtop Rp. 250.000,.
Udara saat itu bener2 dingin suhu di daerah ini bisa mencapai 10 derajat celcius bahkan bisa sampai 0 derajat celcius kalo pagi ketika pintu mobil di buka angin dingin langsung terasa masuk ke dalam mobil “bener2 dingin” ada beberapa orang yang mendekati mobil dan menawarkan untuk membeli barang2 mereka seperti ada sarung tangan, topi dan lain-lain. Oleh karena itu sebaiknya apabila kita ingin pergi kesana, kita mempersiapkan pakaian dingin, topi kupluk, sarung tangan, kaos kaki, syal untuk mengatasinya. Tapi, bila Anda melupakan perlengkapan tersebut, ada banyak penjaja keliling yang menawarkan dagangannya seperti keadaan saat ini.
Setelah jam 3 kami akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke puncak bromo.
Sewa hard top (sejenis jeep) dari Cemoro Sewu ke Kawah Bromo dan Penanjakan round trip
Dari PANANJAKAN kita dapat melihat sunrise (matahari terbit), pananjakan ini merupakan puncak gunung tertinggi di kawasan ini. Untuk sampai ke pananjakan agak sulit karena jalan sempit dan banyak tikungan tajam, oleh karena itu kami memilih hardtop sebagai pilihan untuk mencapai tempat ini. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung.
Sampai diatas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat.
Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan moment ini

KAWAH DAN LAUTAN PASIR BROMO
Selesai menyaksikan matahari terbit,kami kembali menuruni Gunung Pananjakan dan menuju Gunung Bromo. Sinar matahari membuat kami dapat melihat pemandangan sekitar. Ternyata kami melewati lautan pasir yang luasnya mencapai 10 km². Daerah yang gersang yang dipenuhi pasir dan hanya ditumbuhi sedikit rumput-rumputan yang mengering. Tiupan angin, membuat pasir berterbangan dan dapat menyulitkan Anda bernafas.
Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, kami memutuskan untuk naik kuda ... karena rencana kami mau nyisain tenaga soalnya malam ini juga langsung mau cabut ke Bali rencananya.sewa kuda PP harga Rp 50.000,- atau bila ada yang merasa kuat, jalan kaki juga bisa kok. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang berterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat.
Sekarang, kami harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 (tepatnya 249 .. gw ngitung nih) anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo yang tingginya 2.392 m dari permukaan laut, kami melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap. kami juga melihat kebawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Benar-benar pemandangan yang sangat langka dan luar biasa yang dapat kita nikmati.

Ini sekedar informasi untuk teman2 semua.
Rute Perjalanan Ke Gunung Bromo :

1. MALANG KE GUNUNG BROMO

2. PASURUAN – PURWODADI – GUNUNG BROMO
3. PASURUAN – WARUNG DOWO – GUNUNG BROMO
4. PROBOLINGGO – TONGAS – GUNUNG BROMO
5. LUMAJANG KE GUNUNG BROMO

Berikut juga mau berbagai cerita dari blog teman yang nulis tentang :
Legenda Masyarakat :
Menurut legenda dijelaskan tentang asal usul Suku Tengger ini. Dahulu di pulau Jawa di perintah oleh Raja Brawijaya dari Majapahit yang mempunyai anak perempuan bernama Rara Anteng yang menikah dengan Joko Seger, keturunan Brahmana. Ketika terjadi pergolakan di pulau Jawa, sebagian masyarakat yang setia pada agama Hindu melarikan diri ke pulau Bali. Sebagian lainnya menarik diri dari dunia keramaian dan bermukim di sebuah dataran tinggi di kaki Gunung Bromo, dipimpin oleh Roro Anteng dan Joko Seger, jadilah mereka suku Tengger, kependekan dari AnTeng dan SeGer.

Komplek Pegunungan :
Gunung Bromo termasuk bagian salah satu gunung yang berada di Komplek Pegunungan Tengger. Pada hamparan pasir yang sangat luas (Laut Pasir) dengan gunung-gunung di tengahnya yaitu: G. Bromo (2.392 m dpl), G. Batok ( 2.440 m dpl), G. Widodaren (2.614 m dpl), G. Watangan (2.601 m dpl) dan G. kursi (2.581 m dpl). Dinding kaldera yang mengelilingi laut pasir sangat terjal dengan kemiringan ±60-80 derajat dan tinggi berkisar antara 200-600 meter. Di keliling kaldera Tengger terdapat beberapa gunung diantaranya adalah G. Penanjakan (2.770 m dpl.), G. Cemorolawang, G. Lingker (2.278m dpl.), G. Pundak Lembu (2.635 m dpl.), G Jantur (2.705 m dpl.),G.Ider-ider (2.527 m dpl.) serta G.Mungal (2.480 m dpl.). Sedangkan pada Komplek Pegunungan Jambangan terdapat G. Lanang (2.313 m dpl), G Ayek-ayek (2.819 m dpl), G. Panggonan Cilik (2.883 m dpl), G Keduwung (2.334 m dpl), G Jambangan (3.020 m dpl), G Widodaren (2.000 m dpl), G Kepolo (3.035 m dpl), G Malang (2.401 m dpl), dan G Semeru (3.676 m dpl).

Selama abad ke-20, gunung yang terkenal sebagai tempat wisata itu meletus sebanyak tiga kali, dengan interval waktu yang teratur, yaitu 30 tahun. Letusan terbesar terjadi 1974, sedangkan letusan terakhir terjadi pada 2004.
Sejarah letusan Bromo: 2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1040, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.

Pulang dari gunung bromo pukul 09.00 ... udaranya seger bangat ... nggak nyesel jalan-jalan kesini yang pasti nya ... yuxx mari

Ringkasan Biaya Trip :
1. Biaya Bensin Rp. 200.000,. @ 50.000,.
2. Hard Top (termasuk biaya masuk) Rp. 250.000,. @62.500,.
3. Biaya Naik Kuda Rp. 30.000,.
Total @ 150rb-an
Happy Vacation ...
Bisa di baca juga di ..

CU ... di Wisata berikutnya

[+/-] Selengkapnya...

KELILING JAWA TIMUR - SURABAYA - PASURUAN - GEMPOL - PROBOLINGGO

Dah lama perjalanan nya nyaris ngerasa basi menceritakannya, tapi kalo nggak di ceritakan nanti malah lupa nanti .
Tepatnya tanggal 25 Maret 2009 kemarin sempet ke surabaya - bromo - bali dan sekarang mau cerita tentang Surabaya.

Hari itu masih harus kerja karena belum libur .... penerbangan ke surabaya pukul 18.40, itu artinya harus keluar dari kantor jam 4 sore (terpaksa harus ijin dengan bos, dan untung di ijinin), keberuntungan berikutnya adalah ada teman kantor yang juga akan pergi ke bandara ... heheheh jadilah kita pada nebeng untuk sampai bandara (lumayan irit ongkos taksi), ditengah perjalanan tiba2 ada yang minta mau ngikut soalnya habis di tinggal temen nya jalan2 juga, dia nggak bisa ikut karena ketinggalan pesawat, jadi kita bilang nyusul aja.

Karena agak macet menuju bandara kita baru sampai sekitar jam 6. Kita naik citilink dapat harga Rp. 375.000 (sebenarnya satu hari sebelumnya, tepatnya malam hari harga masih 280 tapi karena ada orang yang gak langsung booking-in jadilah besoknya dah naik 50rb per orang)

Setelah menempuh perjalanan kira-kira 1,5 jam akhirnya sampai di Surabaya - Bandara Juanda tepatnya pukul Jam 20.00 malam, sampai disini langsung telepon supir (upssss .. maksudnya temen yang ada di Surabaya) untuk mintol jemput, dan ternyata nggak berapa lama dia dah ada di tempat ...(ckckck supir yang baik ... pissss ndut). Sesampai disana sempet potret2 nggak jelas untuk menandakan dah pindah tanah, baru 1,5 jam yang lalu di jakarta sekarang dah di surabaya.

Perjalanan pertama langsung menuju tempat makan, langsung deh dia ajak kita pada nyoba makanan sini (kata nya asli surabaya dan cuma ada di “tempat ini”), dan ternyata itu kumpulan rumah makan letaknya tepat di pinggir jalan jadi mudah untuk di jangkau ...

1. Makan KUPANG, letaknya di daerah Sidoarjo (depan Japfa, Comfeed)
Makanan ini pertama kali sampai di depan mata gw agak ngeri karena menurut gw itu binatang soalnya ada matanya (tapi menurut yang lain itu nama sayur kupang, jadi bukan hewan), tapi akhirnya gak berhasil gw habisin juga karena agak geli tapi yang lain berhasil makan.
Harga makanan Kupang ini Rp. 8.000,. (dah termasuk Jeruk Hangat) – Murah kan ...
Setelah habis bayar baru tanya ini jenis makanan apa , dan taraaaaaa ternyata bener kupang itu nama ikan yang kecil-kecil bangat dan halus, jenis ikan ini cuma ada di laut (jadi agak susah ngambilnya), dan bener apa yang gw bilang itu yang hitam-hitam adalah mata ikan ... huhuhuuhuhu mengerikan.
Tapi overall .. okeh bangat dan seneng bisa merasakan masakan asli disni.

2. PORONG - LAPINDO
Sempet lewatin daerah porong yang sekarang ini terkenal dengan lumpur lapindo nya (macet bangat pas lewat sini), mungkin pas ketemu sama macet nya kali yah, karena hujan sih setelah sampai sini (sempat khawatir gimana nanti kalo pas ke gunung bromo hujan).
Setelah di lihat ternyata sepanjang jalan yang telah di tinggikan itu (dibuat tanggul) sudah dibuat tangga2 untuk tempat melihat lumpur lapindo tersebut dan daerah ini udah jadi seperti obyek wisata (ada tempat duduknya, tempat parkir) dan tentu saja ada kotak untuk minta sumbangannya.

3. GEMPOL
Dan akhirnya sampai di tujuan nih tempat numpang nginep gratis “di mess nya temen kita yang bersedia menyupiri kita ;p” , karena acara selanjutnya adalah menuju gunung bromo (yang akan di ceritakan lagi ditempat yang berbeda), jadi kita langsung skip ke cerita selanjutnya pas nyampe lagi disurabaya dari gunung bromo .. yang pasti dari gempol kita berangkat jam 12 menuju Gunung Bromo.


4. RAWON GULING – DAERAH NGULING PROBOLINGGO
Setelah perjalanan Panjang ke Gunung Bromo dimana kita ganti supir ... hahahha, karena teman kita yang disupirin sekarang dah jadi mandor didepan jadinya dia tidur selama perjalanan. Yang dibelakang tetep santai tidur dan ngemil disepanjang perjalanan.

Gak terasa dah jam 9 pagi mau sarapan, mampir dulu di restoran yang cukup terkenal sih, buktinya dah pernah masuk koran kompas berikut cuplikannya :
“Rawon adalah masakan khas Jawa Timur yang bumbu utamanya adalah kluwek. Dalam bahasa Betawi, kluwek disebut pucung. Rawon disajikan dengan sambal cabe, irisan bawang, serta tauge. Rasanya yang gurih membuat banyak orang ketagihan masakan ini.

Maka, tak heran bisnis makanan dengan menu rawon mendatangkan untung lumayan. Salah satu yang sudah punya nama melegenda adalah Rumah Makan Rawon Nguling di perbatasan Pasuruan dan Probolinggo. Kini, Rawon Nguling juga sudah bisa dinikmati di beberapa kota.

Berawal pada 1940, dari sebuah kedai kecil yang semula hanya melayani para petani setempat, kini gerai Rawon Nguling sudah menyebar di banyak daerah. Sebut saja Surabaya, Sidoarjo, Malang, Pandaan, dan Jakarta.

Saat ini, Rawon Nguling memiliki delapan gerai yang dikelola langsung generasi penerus Mbah Karyorejo, perintis Rawon Nguling. Pemilik Rawon Guling ingin gerainya kian menyebar ke lebih banyak tempat. Makanya sejak pertengahan 2008, mereka menawarkan lisensi merek.” (kompas, 25 Februari 2009)


Ini makanannya ... padahal keliatan sedikit tapi tetep enak sih, tapi menurut pendapat pribadi lauknya dikit bangat ;p, dan harganya lumayan. Kita makan berempat habis Rp. 73.000,. berarti per orang Rp. 18.250 –an (dah termasuk gorengan yang kita makan).
Range Harga nya Rp. 15.000,. – Rp. 22.000,.

5. STASIUN KA PASURUAN

Dalam perjalanan langsung ke stasiun Pasuruan untuk liat tiket kereta karena hari ini berencana untuk langsung nyebrang ke bali maunya naik kereta jadi coba ke stasiun terdekat untuk beli tiket, (kenapa hari ini? untuk menghindari hari raya nyepi karena bali pada hari ini di tutup jadi nggak ada kapal yang nyebrang ke bali, jadi kita berencana untuk pergi malam sehingga sampai di pelabuhan di pagi hari dan ngarep tuh pelabuhan dah di buka).
Tapi apa daya ternyata tiket kereta dah habis (mungkin karena hari libur jadi banyak yg mau ke bali ;p)
Harga tiket kereta api dari Surabaya ke Bali Rp. 150.000,. (termasuk murah karena ini untuk jenis eksekutif loh).

Setelah tidak dapat tiket akhirnya mikir nanti malam mau nyoba beli tiket bus aja, jadi next destination balik lagi ke Mess, nyampe di mess langsung pada istirahat walau ada insiden kepanasan karena nggak ada kipas (beli dong ndut ;p)

6. AYAM BAKAR / GORENG PAK SOLEH di Daerah PANDAAN
Setelah istirahat sore, kita putuskan untuk ke kota ke surabaya untuk liat tiket bus, untuk cari bus berarti harus ke terminal di surabaya - bungurasih sedangkan jarak mess ke surabaya itu termasuk jauh, tapi lagi2 jangan takut kita kan bawa supir (upsss lagi2 salah, maksudnya temen yang sangat baik hati yg bersedia untuk nganter2), dalam perjalanan menuju bungurasih rasa lapar kembali menghinggapi jadi mari kita makan dulu .. kali ini destination nya ke ayam goreng - ayam bakar, tempat nya enak dan seger karena untuk menuju kesana lewat daerah persawahan ... jadi suasananya pas bangat dan lesehan gitu. disana kita pesan Ayam Goreng satu ekor untuk berempat, tapi yang paling mengejutkan gelasnya besar2 bangat dan minumannya itu tradisonal minum Beras Kencur sama Asam beneran (lupa apa namanya) ;p.

7. TERMINAL BUNGUR ASIH – SURABAYA
Sesampai disana langsung aja beli tiket, dapat yang perginya jam 10 (paling malam), supirnya bilang dia akan jemput kita jam 9 di daerah Bunderan Gempol.
Karena waktu yang lumayan lama juga untuk sampai jam 9, sekarang baru jam 6 akhirnya keliling surabaya bentar dan rencana mau makan lagi (ckckckck ini perut apa perut ;p). Harga tiket busnya Rp. 140.000,.
Akhirnya diputuskan untuk cari cemilan aja, jadi kita makan di daerah ........

8. TAMAN DAYU - PANDAAN
Tempatnya cozy bangat untuk nongkrong, banyak warung-warung kecil yang jualan makanan kecil (sekedar cemilan) sampai besar (contoh Bakso), ada serabi, teh susu .. macem2.
Tapi apa yang terjadi baru kita pesan makanan abang supirnya telepon kalo mereka dah mau jalan dari bungurasih (gileeeee kita kan belum packing, langsung terjadi kepanikan sesaat, jadi makanan langsung di teguk langsung aja, gak di kunyah lagi walau masih sempat foto beberapa kali ... hahaha).

Sampai di mess kita langsung packing, dan ini akan jadi perjumpaan terakhir dengan mess gempol. Jadinya sempetin foto lagi dulu ;p

9. BUNDARAN GEMPOL
Nunggu ... nunggu ... nunggu .. nunggu busss ahhh ....
Jam 9 pas di jemput nih langsung ambil posisi menuju BALI ..

BALI .... Wait 4 Us !!!, cerita disurabaya belum berakhir sih karena masih ada cerita

9. PAITON - KOMPLEKS PEMBANGKIT LISTRIK
Dalam perjalanan menuju ketapang (tempat penyebrangan menuju bali), kita ngelewatin paiton .. paiton itu lebih terkenal sebagai nama pembangkit listrik, tapi sebenarnya paiton itu adalah nama daerah, Paiton terletak di tepi pantai utara provinsi Jawa Timur. Wilayahnya berbatasan dengan Selat Madura di utara, Kecamatan Kraksaan di sebelah barat, serta Kabupaten Situbondo di sisi Timur.

Disini sangking besarnya disebut dengan kompleks Pembangkit Listrik, terdapat 8 pembangkit. Dimalam hari bener2 bagus pemandangannya ngeliat lampu-lampu menyala disekitar pembangkit listrik ini dan bener2 besar bangat kayaknya sepanjang jalan cuman ngeliat pembangkit listrik ini doang.
Didaerah ini juga kami berhenti untuk makan tengah malam ;p sekitar jam 12-an bus berhenti untuk makan dulu (dah termasuk makan, biaya bus nya).

10. PENYEBRANGAN KETAPANG
Sekitar Jam 3-4 sebenarnya dah nyampe di ketapang, tapi pelabuhan masih ditutup, jadi nunggu sampai jam 7 pagi baru bisa masuk ke dermaga.
Jam 7 pagi kita mulai menyebrang ternyata gak perlu makan waktu lama kayaknya cuman setengah jam deh atau nggak nyampe setengah jam yah, dah turun lagi karena dah sampai di BALI.




Jadi segitu aja cerita tentang keliling Jawa Timur Nya, jadi kurang edisi di Bali dan Gunung Bromo.

Viva Vacation ...


Summary Biaya Perjalanan :
Tiket Pesawat Jakarta – Surabaya : @ Rp. 374.000,.
Makan Selama 2 Hari : @ Rp. 100.000,,
Tiket Kebali : @ Rp. 140.000,.
Bayar Bensin Mobil : @ Rp. 50.000,.

Total untuk biaya di Surabaya termasuk tiket keberangkatan per orang kena Rp. 500.000,.


CU On Next Trip

[+/-] Selengkapnya...

Safari Track - Out Bond Taman Safari - Cisarua - Jawa Barat

Lagi-lagi baru mau posting sekarang .... padahal dah agak lama sebenarnya perjalanan yang kita lakukan ini, cuman karena perjalanannya gw suka bangat jadi masih ingat dengan jelas setiap peristiwa yang terjadi, intinya bener-benar bersenang-senang bareng lah namanya.

Hari itu Sabtu tgl 29 November 2008, setelah perencanaan kira-kira sebulan akhir nya terwujud juga rencana jalan-jalan bareng ini. Dari berbagai tempat yang dipilih mulai dari arung jeram sampai ke Taman Bunga dan terakhirnya di capai kesepakatan untuk out bond di Taman Safari ini (dengan modal nekad kami langsung pergi kesana).

Kita pada kumpul di depan kantor, naik bus Hiba (Note:AC) dan dapat kaos keren ... kenapa keren??? soalnya kaos juga penuh perjuangan baru diambil dari sablon pada hari jumatnya. Setelah semua ganti baju dengan kaos perjuangan (biar kompak gitu katanya), langsung dapat konsumsi dari nona ambar (note : saat itu masih nona).

Baru jalan dah pada langsung foto2 aja di dalam bus, karena perjalanan lumayan terkena macet kita sampai di Taman Safari Pukul 10.00 wib, padahal kita Start Jam 07.00 Wib, kurang lebih 2 jam perjalanan yang kita tempuh.
Sesampainya di Taman Safari, langsung ke petugas penjaga untuk masuk daftar Outing.
Berikut keterangan tentang outing pada saat itu :
Di jalur track ini kita akan ngelewatin jalur kaki Gunung Gede - Pangrango.
Di track safari ini ada 2 rute :
RUTE TRACK SAFARI :
Rute 1 itu sepanjang 3 KM (Kancil Route), kancil rute ini berakhir di Macan Tutul Camping Resort,
Rute 2 itu sepanjang 8 KM (Macan Tutul Route), macan tutul rute ini berakhir di Caravan Camping Ground.
Harga Tiket Masuk (HTM) Safari Track:
Rp. 20.000,.
Pemesanan minimum 10 orang per-group (jadi kalo ada yang nggak sampai 10 orang bisa di tambahin sama group yang lain). Lebih baik sebelum pergi bisa pesan dulu karena mengingat ini cuman diadakan hari sabtu dan minggu bisa aja jadwalnya padat.
Jam Buka:
Mulai dari Jam 08.00 - 11.00 wib Hanya di hari Sabtu dan Minggu (Termasuk hari libur nasional)
Slain pilihan outing juga masih ada banyak permainan yang lain berikut pilihan nya lain :
Sky Lift Rp.30.000,-
Merry Go Round Rp.10.000,-
Giant Wheel Rp.10.000,-
Bom Bom Car Rp.10.000,-
Go-cart Rp.10.000,-
Lolly Swing Rp.10.000,-
Pony Rides Rp.10.000,-
Foamball Rp.10.000,-
Flying Bikes Rp. 10.000,-
Swimming Pool Rp. 10.000,-
Ghost House Rp. 10.000,-
Water Canoe Rp. 10.000,-
Jet Coaster Rp. 10.000,-
Crazy Plane Rp. 10.000,-
Space Shuttle Rp. 10.000,-
Camel Rides Rp. 10.000,-
Spinboat Rp. 10.000,-
Pony Rodeo Rp.10.000,-
Jet Boat Rp.10.000,-
Mini Jet Rp.10.000,-
Kiddy Rides Rp.10.000,-
Matter Horn Rp.10.000,-
Speedway Rp.10.000,-
Elephant Rides Rp.10.000,-
Photo with Animals Rp.10.000,-
Climbing Car Rp.10.000,-

Jam 10.00 wib, kita mulai start untuk berangkat menyusuri track kancil ini.
Dipandu oleh 2 orang pemandu kita mulai berangkat. Selama perjalanan bener2 di suguhi pemandangan yang luar biasa, ijo semuaaaa (seger rasanya), naik dan turun bukit semuanya ada. Setelah berjalan kira2 1 Jam lebih mulai terasa capek "terengah-engah" (kebiasaan dah lama nggak jalan jauh kali yah), disini juga jadi siapa yang napasnya pendek (alias ngerokok).

Sebenarnya perjalanan tidak terlalu jauh namun karena semua narsis, akhirnya perjalanan jadi lama karena sering nya berfoto (kayak nya perlu di tambahin satu jenis lagi deh nih, wisata foto).



Setelah sampai di tempat peristirahatan pertama kita dikasih tau kalo di bawah tempat kita duduk ini, kita bisa lihat binatang-binatang yang ada di taman safari dan bangunan kandang baru dari taman safari yang akan memindahkan beberapa jenis hewannya ke area yang baru (karena rencananya memang akan di perbesar).

Setelah cukup berfoto2, minum sebentar dan ngemil-ngemil dikit di "saung" ini, kami melanjutkan perjalanan lagi, diperjalanan ke dua kami lebih banyak menemukan lagi hal-hal baru.
Salah satunya adalah :
Ada 1 pohon (seperti kecubung) yang mana airnya bisa di pakai untuk sebagai obat penetes mata (bisa buat mata jernih loh, kita dah pada coba).

Ada juga satu jenis buah (bentuknya kecil) dan ini bisa di makan katany akalo tersesat di hutan buah ini bisa di jadikan makanan kita.


Dalam perjalanan kita juga nemuin air terjun, dan uga aliran sungai (sempat berhenti di aliran sungai untuk cuci muka, ada juga yang nyobain air nya) .
Setelah puas berjalan dan berfoto-foto sampailah kita di ruang out bondnya ..
Outbond ini sebagai akhir dari track Kancil, di outbond ini terdapat macam-macam halang rintang. Upsss .. sebelum masuk ke jenis-jenis apa aja permainan yang ada ini dikasih dulu keterangan mengenai Out Bond ini
Untuk Outbond, harga tiket masuknya tidak merupakan satu paket dengan safari track, jadi kita harus bayar lagi untuk bisa ikut out bond ini
Hrga Tiket Masuk untuk Out Bondnya : Rp. 25.000,.



Diarena outbond ini ada : Flying Fox, Jembatan Titian satu dan Silang, Jaring Macan, Ada juga perosotan air ... (ini yang seru).
Sebelum out bond kita pada makan dulu disni karena jam sudah menunjukkan pukul 12.00 .
Rute ke 1 :
Selesai makan langsung pada naik ... flying fox yang pertama kali kita coba, sebelum naik flying fox ini kita harus naikin jaring macan dulu (nah ini dia yang seru) kalo di lihat dari bawah kesannya tinggi bangat, tapi ternyata kalo kita dah naik nggak terlalu tinggi kok.
Setelah berhasil baru deh bisa kita naik flying fox nya.
Rute ke 2 :
Jembatan gantung
Ini lumayan seram sih soalnya goyang bangat dua tali ini.
Lanjut dari jembatan gantung ini,
Rute ke 3 :
Jembatan gantung (rapat),
Untuk yang ini nggak terallu seram, bahkan bisa di bilang nggak ada seram2nya, soalnya rapat bangat talinya, jadi nggak takut jatuh.
Rute ke 4 :
Dan ini cerita atau bagian yang paling di tunggu-tunggu ... perosotan (pertamanya cuman liat orang yang pada main), mau nyoba bingung juga karena nggak bawa baju ganti soalnya. Tapi akhirnya semua pada nyebur juga, yang penting senang kan semuanya ada nggak ada baju urusan belakangan (loh kok), Perosotan ini seru mulai dari formasi 1, 2 sampai formasi bertujuh (berbarengan), tapi yang formasi tujuh pertama kali di coba nggak bisa jalan, soalnya kebanyakan orang (kayaknya karena keberatan deh, soalnya ada rizal sama lidon n pur mereka kan gede2), tapi setelah di coba lagi ternyata formasi ini berhasil ... yippie.

Setelah telah berbasah ria, kami langsung meneruskan perjalanan (dikirain perjalanan telah berakhir) ternyata salah! Perjalanan masih berlanjut, ternyata mobil yang akan menjemput kita kembali ke tempat semula itu masih ada di bawah (sebenarnya kita nyaris jalan 2 KM juga.. hahaha).

Setelah berjalan santai ke bawah sampai juga di tempat penjemputan (dah ada bus yang menunggu), dalam perjalanan kembali ke post kita sempat melewati arena-arena yang lain.

Sebeanarnya kita ada rencana untuk melanjutkan perjalanan ke Taman Safari namun karena dah sore juga dan sepertinya kita dah capek juga, akhirnya kita memutuskan untuk belanja aja di bawah.

Sebelum kita pulang,,,, taraaa ternyata ada doorprize juga, dan yang paling penting dari doorprize ini semuanya kebagian doorprize loh... gak cuman satu atau dua orang yang dapat... biar seru.

Setelah pembagian doorprize, mari pulang ... marilah pulang.. marilah pulang bersama-sama (back song), kita pulang dan berhenti untuk belanja ... belanja .. belanja.

Banyak beli alpukat sama manggis, dan talas. Dan gw lupa bawa pulang alpukat nya pak jim, ketinggalan sangking banyak nya barang yang di beli. Tapi manggisnya nggak kelupaan, sepanjang jalan kita bertiga makan manggis ... ckckckckkc (tapi sampai rumah nggak sakit perut tuh) biasa aja ... weihh.

Jam 18.00 wib kita sampai kembali di kantor, dari sini semua pada menuju ke rumahnya masing2. Dannnn untuk gw sendiri berhubung tempat pool bus Hiba dekat rumah, dari pada gw ngongkos jadi mendingan nebeng deh sampai deket Mall Klender habis itu tinggal nyambung satu kali doang dah deket.

Dan berakhirlah kisah gathering bareng hari ini dengan teman-teman kantor.

Ini summary biaya perjalanannya :
Tiket Masuk Track Taman Safari : Rp. 20.000,.
Tiket Masuk Out Bond Taman Safari : Rp. 25.000,.
Transport : Gratis
Makan Buah : Gratis
Makan Siang : Gratis
Belanja : Rp. 20. 000,.
Total biaya +/_ : RP. 50.000,.


CU On Next Trip


[+/-] Selengkapnya...

Paket Wisata Murah