DAY 2 MALAYSIA : Genting Highland - Petaliling Street (China Town) - Central Market - Choco Boutique

GENTING HIGHLAND

Yup bangun pagi-pagi langsung berangkat menuju ke KL Central tempat bus ke Genting yang akan kami naiki, rute yang kami ambil adalah kami menaiki Monorail dari Bukit Bintang dan turun langsung di KL Sentral J, namun yang perlu diketahui apabila naik Monorail untuk sampai ke KL sentral kita harus berjalan kira-kira 7 menit untuk sampai ke KL Sentral karena letaknya monorail tidak berada langsung didalam stasiun KL Sentral.  

Perjalanan Menuju Genting
Dinamakan KL Sentral memang karena semua jalur transportasi yang ada di Kualalumpur berlabuh / bertemu di tempat ini baik semua bus, LRT, Monorail semua nya pasti ada jalur pertemuan di KL sentral, jadi kalo nyasar naik LRT/Monorail langsung saja naik kea rah KL Sentral. (Bus dari Airport KLCC juga akan berhenti di sini di KL Sentral).

Untuk informasi harga tiket untuk perjalanan ke Genting Pulang Pergi : 18,6 MYR (sudah termasuk bus sampai ke genting dan Cable Car untuk naik kebukit PP), apabila memang sudah direncanakan jadwalnya lebih baik ambil tiket untuk pulang pergi namun apabila memang belum tahu akan berapa lama di genting bis abeli tiket satu kali jalan.

Waktu beroperasi Genting Skyway Senin – Kamis   : 7.30 pagi – 11.00 malam
Jumat – Minggu : 7.30 pagi – 12.00 malam

Harga Tiket Genting Skyway Satu kali Jalan : RM 5
Pulang pergi    : RM 8

Kami mendapatkan jadwal keberangkatan kami yang jam 12 siang (tiket sudah kami beli sehari sebelumnya), perjalanan dengan menggunakan bus kira-kira menghabiskan waktu 1 Jam dan naik Cable Car selama 30 menit (selain dari KL Sentral untuk mencapai Genting terdapat bus ke genting di Puduraya, Terminal Putra, Pasarakyat dan di setiap loket terminal tersebut juga biasanya menyediakan paket untuk bermain ke Genting selama 1 hari, (ada yg indoor dan outdoor).

Perjalanan selama 1 jam tidak terasa menuju ke terminal sky way dimana
Cable Car
kitaakan mengganti transportasi menggunakan Cable Car (kereta gantung), kiri kanan masih asri seperti naik ke puncak. Tidak sabar menaiki cable car yang terkenal itu katanya sih terpanjang di dunia dan masuk world book, setelah memasuki antrian akhirnya giliran kami, cable car ini bisa di masuki oleh 4-6 orang dan kali ini kami hanya menaikinya berdua .. jadi privat gak gabung dengan yang lain. Dan benar saja selama perjalanan benar2 mengasikan tinggi sekali, dan melawati hutan dan bukit .. heheheh sepertinya yang takut ketinggaan agak seram juga naik cable car ini, setelah beberapa lama kami mulai melihat hotel berwarna-warni tertutup oleh kabut dan itu ternyata adalah hotel world (hotel dengan terbanyak kamar di dunia), kami mulai turun dari cable car dan masuk ke arena mall di genting resort world hotel. Disinilah tempat pusat kasinonya .. bagi yang mau berjudi silahkannn … karea waktu kami gak begitu banyak disini jadi kami putuskan untuk berjalan-jalan saja disini . kami memulai petualangan kami dengan menghampiri tempat kasinonya .. lirik kiri kanan takut diusir soalnya gak berpakaian rapih (salah satu kode etik masuk kasino itu wajib berpakaian rapih seperti di TV ala rapihnya James Bond – pakai jas lengkap dengan cerutunya – heheheh gak sampai segitunya sih ;p---.

Genting Theme Park - OUT DOOR
Setelah melewati kasino kami berhenti di salahsatu tempat belanja, kemudian melanjutkan perjalanan ke tempat permainan out door (theme park di genting), hehehe … prefer dufan kemana-mana lah .. lebih banyak permainannya dan kami melanjutkan perjalanan ke Hotel World .. wow dan ternyata benar-benar besar ketika kami memasuki lob inya memang bagus dengan hiasaannya dan kami melihat di pajangnya beberapa piagam yang menyatakan hotel tersebut adalah hotel dengan paling banyak di dunia.

FIRST WORLD HOTEL - GENTING
Sekedar informasi saja buat teman-teman harga permalam di First World Hotel adalah :
Standard / Standard View Rp 342.400 Rp 582.400 Rp 320.000
Deluxe Room Rp 387.200 Rp 678.400 Rp 320.000
Deluxe View Rp 441.600 Rp 723.200 Rp 320.000
Superior Deluxe Rp 560.000 Rp 988.800 Rp 544.000

Sebenarnya ada tempat yang pengen didatangi tapi belum sempat, apabila teman punya waktu lebih bisa coba kesini .. yaitu :  
  1. Museum Ripley's (RM 18)
  2. Naik flying coaster (RM 12).
  3. Chin Swee Temple : Cara menuju Chin Swee Temple adalah dengan naik shuttle bus dari depan lobby Hotel Highland yang ada tiap jam sekali dari mulai jam 9 pagi. Perjalanan ke Chin Swee Temple +/- 10 menit.
Kebetulan sampai disana sedang ada bazaar murah di Convention Center nya .. lagi-lagi didatangi dong

Setelah puas kami memutukan untuk pulang karena jam pulang kami adalah jam 3 sore, setelah pulang dan sampai pada pukul 5 sore kami putuskan untuk menyempatkan diri ke Petailing Street di China Town lalu akan ke Pasar Seni Central Market yang letaknya tidak jauh dari Petailing Street hanya perlu berjalan sedikit kira-kira 3 meint.

China Town – Petailing Street - Kualalumpur

Jalan Petaling atau lebih dikenal dengan nama Petaling Street merupakan pusat jualan warga Cina (Chinatown) Kuala Lumpur yang banyak mengabadikan suasana tradisinya terutama sekali di waktu malam apabila para penjaja menggelar barang-barang jualan mereka untuk dijual di sepanjang jalan tersebut.

Disini surganya makanan, kue-kue jajanannya juga beragam sekali dan yang pasti semuanya enak, sepertinya saya setiap berjalan berapa langkah langsung beli jajanan lagi.

Setelah puas foto-foto didaerah Petailing street saya melanjutkan perjalanan ke Pasar Seni Central Market, gak begitu banyak yang bisa dilihat disini, di tempat ini banyak di jual hasil seni dan kerajinan tangan Malaysia

Salah satu tempat juga yang belum sempat kesana, tapi setelah perjalanan kedua sempat kesana yaitu

Cocoa Boutique

Stand Cocoa Boutique

Disini gak perlu di bilang atau didefinisikan lagi la yah apa artinya pastinya wajib kesini untuk makan dan beli cokelat dan yang paling terkenal disini adalah cokelat rasa durian.

Butik ini berada di lokasi yang strategis, tepat di jantung kota Kuala Lumpur. The Cocoa Boutique berada di dekat Malaysia Tourism Center di Jalan Ampang.

Note untuk biaya kali ini yang dikeluarkan adalah :
  1. Perjalanan Singapura – Kualalumpur : 27 MYR
  2. Penginapan 1 Malam : 30 MYR
  3. Monorail, LRT, Bus, Taksi : 20 MYR
  4. KL Tower : 33 MYR
  5. Petronas : 0 – Tidak termasuk makan
  6. Bukit Bintang Walk : 0 – Tidak termasuk makan
  7. Petailling Street, Central Market : 0 – Tidak termasuk makan
  8. Ke Bandara : 5 MYR
TOTAL : 115 MYR ( Rp. 322.000,. kalo sama makan sekitar Rp. 500.000., untuk 2 hari 1 malam dengan jadwal yang padat )
Have a nice vacation 

[+/-] Selengkapnya...

DAY 1 MALAYSIA : Menuju KL dari Singapura - KL TOWER - PETRONAS TWIN TOWERS - BUKIT BINTANG - JALAN ALOR

PERJALANAN MENUJU KUALALUMPUR DARI SINGAPURA
SINGAPURA - JOHOR BARU - KUALALUMPUR

Pada dasarnya untuk bisa ke Singapura dari Kualalumpur atau sebaliknya dari Singapura ke Kualalumpur dapat di tempuh dengan beberapa cara atau beberapa jenis transportasi, seperti :
  1. Naik kereta express biaya nya sekitar 50 SGD
  2. Naik Bus dari Golden Miles di Singapura ke Terminal Puduraya di KL (26 SGD)
  3. Naik Bus ke Johor Baru (2,5 SGD) dan Dari Johor Baru Ganti Bus lagi menuju Kualalumpur (24 MYR / 11 SGD) (Bisa setengahnya dari yang point no. 2)
Jadi kami putuskan untuk memilih point nomor 3, tapi ternyata tak terduga kami ketinggaln bus terakhir yang jam setengah 12 malam dan akhirnya kami harus naik taksi untuk menuju / menyebrang ke Johor Baru (taksi yang menuju ke johor baru disewakan per orang loh … jadi kita bisa share biar lebih murah, dan kebetulan sekali kamu medapat teman share yang baik kami naik taksi menuju johor baru ber-4 dengan biaya masing-masing orang 10 SGD), perjalanan kami tempuh selama hampir 1 jam-an. Di Johor Baru kami harus melewati imigrasi Malaysia karena dengan kata lain dengan memasuki johor baru maka kami telah memasuki wilayah otoritas Malaysia.

Imigrasi disini lumayan ketat … dan tidak boleh menggunakan pulpen biru (jadi kalo mau isi kartu kedatangan nya harus pakai pulpen hitam ;p) .. so prepare ur self.

Setelah melewati imigrasi kami melanjutkan perjalanan kembali dari di turunkan di terminal johor baru, dari sini kami lanjut untuk naik bus menuju ke kualalumpur, lama nya perjalanan dari Johor Baru menuju kualalumpur adalah 4,5 Jam, di Johor baru kami sampai pukul 01.30 WIB ini adalah bus terakhir yang akan berangkat ke kualalumpur … (dan lagi-lagi kami nyaris telat).

Setelah mendapat tempat duduk yang nyaman langsung tertidur lah kami .. gak sempat juga lihat kiri kanan secara sudah malam juga, jadi lebih baik kami manfaatkan waktu untuk istirahat.

Tepat jam 5 kami sudah sampai di Kualalumpur tepatnyadi terminal Puduraya … dari sini kami rencananya akan menginap di Hostel di daerah Bukit Bintang (kami sengaja pilih tempat ini karena tempat ini ramai dan menjadi salah satu tempat tujuan utama). Kami naik taksi dengan biaya 20 MYR (sbnrnya letaknya dekat lohhhh … namun karena hari masih pagi buta jadilah kami putuskan untuk naik taksi daripada jalan kaki). Untuk sampai ke hostel kami di bukit bintang kami mengeluarkan biaya 20 MYR (sekitar 60.000) untuk berdua. Sesampainya disana seperti biasa di hostel-hostel mereka menawarkan keramah tamahan mereka termasuk juga disini, kami dipersilahkan masuk untuk bisa menaruh barang kami, dan kami juga di eprbolehkan untuk mandi terlebih dahulu loh … karena jam cek in kami baru bisa jam 10 nanti maka kami harus menunggu, oleh karena itu kai menyempatkan bersih-bersih terlebih dahulu, pegawai hostel menawarkan kami untuk lebih dahulu ke Menara Petronas mengambil antrian karena biasanya mereka akan antri dari pagi (kali ini kami menginap di penginapan daerah bukit bintang di Hostel Paradiso Bed & Breakfast dengan harga 30 MYR per malam per orang, jadi kami sarapan dahulu di sebelah di macdonald 24 jam baru melangkahkan kaki menuju monorail yang letaknya hanya berseberangan dari tempat kami menginap yaitu monorail bukit bintang. Dari sini kita bisa menuju ke arah titi wangsa dan turun di stasiun bukit nanas untuk menuju Petronas dan setelah itu bisa ada dua alternative jalan kaki atau gak kita bisa naik bus jaraknya dekat kalo jalan kaki paling 7 – 10 menit lah kalo naik bus 5 menit gak sampai.

Setelah sampai disana, Tanya kiri kanan dimana kami bisa antri tiket untuk menuju menara petronas ternyata harus turun ke bawah jadi Menara Petronas ini jadi satu dengan salah satu mall terbesar di Kualalumpur yaitu KLCC Suria Shopping Complex, apabila kita akan mengantri tiket petronas maka kita bisa masuk ke lobby dan turun ke bawah untuk mengantri, dan benar saja padahal kami dating jam 8 lohhh dan di luar hari libur lagi tapi orang dah antri nya .. gileeeeeee panjang aje deh, jadi mereka membaginya dalam jam-jam setiap setengah jam intervalnya dan kebetulan aku dapat yang pukul 02.00 jadi habis antri tiket bisa jalan-jalan dulu kemana baru kembali lagi kesini ke Menara Petronas.

MENARA KL – KL TOWER - KUALALUMPUR
Untuk mengisi waktu kami putuskan akan pergi ke KL Tower, letaknya gak terlalu jauh dari Menara Petronas kami naik taksi dari sini kami tawar dengan harga 7 MYR dan dia mau loh J, dia minta 10 MYR sebenarnya tapi saran ku memang lebih baik naik taksi, karena apabila naik angkutan umum lumayan ribet dan jalannya berbukit kita harus naik bukit (untuk naik keatas ada mobil yang menjemput dari depan jalan utama), apabila naik LRT bisa turun di stasiun Dang Wangi apabila naik KL Monorail turun di Bukit Nanas Dari situ, anda hanya perlu menaiki taksi atau berjalan kaki hingga sampai ke Jalan Sultan Ismail dan belok ke kanan di Jalan P. Ramlee, dan kemudian belok ke kanan sekali lagi untuk menaiki bukit. Pintu masuk Menara KL terletak di sebelah kiri anda.

Atas pertimbangan tersebut jadi kami putuskan untuk naik taksi yang jaraknya kira2 hanya sekitar 5-10 menit apabila tidak macet. Sesampainya disana kami ditawarkan dengan beberapa paket tambahan selain melihat kota kualalumpur dari atas. Ada paket :

1. Naik Ke Tower + Hutan Lipur Bukit Nanas
2. Naik Ke Tower + Permainan
3. Naik Ke Tower + Pertunjukan Budaya

Saya sendiri tertarik untuk mencoba yang paket ketiga tersebut … harga paketnya adalah 38 MYR (lumayan mahal menurut ku .. setelah mencoba masuk, karena sebenarnya dengan naik di petronas tak berbeda jauh dengan apa yang kita lihat di KL Tower ini, hanya yang menarik disini ada dining nya (restoran berputar bernama Seri Angkasa bentuknya buffet

Sebelum naik saya terlebih dahulu melihat arena pertunjukkan budaya disni kita dapat melihat rumah adat atau rumah setiap raja-raja yang ada di Malaysia (kesultanan) dan juga ada pertunjukkan musik melayu dan tarian melayu selama kira 15 menit, dan saat menari saya di ajak untuk ikut menari bersama, lucu juga kalo dipikir-pikir dan menjadi pengalaman menari melayu.

Setelah selesai melihat kota Kualalumpur dari tower ini kami kembali menuju ke Menara Petronas sesuai dengan jadwal pertama kami tadi yaitu pukul14.00 WIB. Untuk menuju ke Menara Petronas dari KL Tower kami menggunakan taksi dengan harga yang sama yaitu 7 MYR. Tapi sebelumnya kami harus naik angkutan yang disediakan oleh pihak KL tower untuk turun kebawah agar kami dapat menaiki taksi.

KLCC – PETRONAS TWIN TOWERS
Sedikit Tips untuk pergi ke Twin Towers yaitu, sebelum pergi ke sini perhatikan jadwal pertunjukan yaitu dimulai pukul 8.30 – 17.00 dari Selasa sampai Minggu. Hari senen mereka libur loh, jadi jangan kesana hari Senen. Walau buka di pukul 08.30 tapi antrian sudah dimulai dari jam 6 pagi … wowwwww.

Sesampainya disana (letak Petronas Twin Towers berada di Jalan Ampang dan Jalan Raja Chulan, bisa kita lihat terletak diantara hotel Mandarin Oriental dan seberangnya The Ascott) kami antri untuk menunggu giliran kami, setelah kami masuk kita akan di bawa kes ebuah ruangan theather yang menceritakan tentang gedung-gedung bertingkat diseluruh dunia (jujur saja karena pagi kurang tidur saya ketiduran di ruangan ini, dan baru terbangun ketika lampu mulai di nyalakan kembali dan orang-orang sudah ramai berdiri mengikuti arah suara guide … sambil terkaget-kaget ria karena ternyata saya ketiduran langsung benerin mulut kali2 tadi ngiler ;p, lalu kami mengikuti guide yang akan membawa kami.

Untuk sekedar informasi Petronas Twin Towers ini mempunyai 88 Tingkat dan di tengahnya atau di lantai 42 ada jembatan penghubung antara menara yang satu dengan menara kembar yang satunya. Selain itu disini kita juga bisa lihat Philharmonic Hall tempat pertunjukan acara musik klasik hingga jazz, Petrosains Science Centre, Petronas Art Gallery dan Kuala Lumpur Convention Centre, dimana The Aquaria Oceanarium berada

Setelah acara nonton itu kita di bawa untuk menuju salah satu lift … dan kami menaiki lift itu, lama juga euy naiknya lupa sampai tingkat keberap tapi yang pasti ini saja belum sampai di ujungnya loh baru sampai di tengah tempat penghubung kedua menara kembar tersebut.

Disnilah kami di berikan waktu kira-kira 10 menit untuk melihat dan berfoto-foto ria, tentu saja apalagi kalo bukan yang diambil foto .. jeprat .. jepret .. selesai deh, kami kembali turun (namanya juga gratis, untuk masuk ke menara petronas ini temen-teman gak perlu bayar karena gratis).

Selesai dari menara petronas kami memutuskan untuk membeli tiket ke Genting untuk esok hari takutnya sudah habis, kamu membeli tiket ke genting di stasiun KL Sentral (KL sentral ini seperti pulo gadung kali yah .. hahahhaha, tapi yang pasti tempatnya lebih rapih dan teratur dikit lah .. KL sentral adalah tempat pertemuan semua jenis bus, monorail maupun train di kota ini). Setelah lirik kanan kiri akhirnya ketemu counter penjual tiket ke Genting (Note : Besok kita naik bus ke genting nya juga dari sini loh, dari KL sentral), baru sampai depan tiba-tiba dah di bilang cuman tinggal sisa yang jam 12 … (sayang bangat nih kalo dipikir, coba tadi pagi udah langsung beli tiket ke gentingnya), suggest sih kalo mau ke genting lebih baik pesan tiket nya jauh-jauh hari yah minimal 1 hari sebelum keberangkatan tapi pagi-pagi biar gak habis.

BUKIT BINTANG _ SUNGAI WANG_PAVILLION
Kami kembali ke penginapan di daerah bukit bintang di siang hari, namun kami putuskan untuk tidur terlebih dahulu untuk istirahat sejenak, dan tak terasa ternyata waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 ketika kami terbangun, saat nya menyusuri bukit bintang, didaerah ini terkenal dengan berbagai macam jenis mall dari yang murah bb mal, sungai wang, sampai yang paling bermerek di pavillon. Disepanjang jalan kita juga disuguhi dengan banyak nya tempat makan, ramai lah pokoknya. Menurut gw gak pernah salah pilih inap di tempat ini, karena disini pusatnya malam kualalumpur.

Kami menyusuri setiap jalan dan Gang yang ada disepanjang bukit bintang, dan menemukan banyak sekali mall. Banyak diantaranya adalah Berjaya Times Square, Bukit Bintang Plaza, Imbi Plaza, Kuala Lumpur Plaza, Low Yat Plaza, Starhill Galeri, Sungei Wang Plaza, Lot 10 dan yang baru dibuka Pavillion KL.

Apalagi yang di cari orang kalo ke KL apalagi cewek kalo bukan lihat vincci memang harganya murah dan barangnya bagus, sepatu-sepatunya juga banyak modelnya. Saatnya shopping mungkin yah, dan kebetulan banyak yang diskon juga jadi makin menarik bayangkan saja untuk satu sepatu high heel yang ok bisa kita dapatkan dengan harga 60.000 rupiah, harga awalnya sekitar 300rb cuman karena lagi diskon bisa sampai kena segitu murahnya. Selesai dari bukit bintang mall dan sungai wang kami menuju ke pavilion, ini mallnya okeh ada hiasan di depannya berbentuk bunga … yah cocok lah buat foto-foto ;p

Malam itu kami tutup dengan makan …… di Negara asalnya, ternyata rasanya sama saja … hahahaha. Hari sudah larut setelah menonton pertunjukkan jalanan, pertunjukkan gratis tapi mengasyikan ada penyanyi didepan monorail bukit bintang (tonton y kalo sempat), kami sudah lelah dan kembali ke penginapan … saatnya tidur karena besok akan dilanjutkan dengan acara yang gak kalah seru nya.

HAWKER STREET DI KUALALUMPUR – JALAN ALOR

Untuk makan teman-teman semua bisa coba tempat makan di Jalan Alor ini (Jalan Alor adalah Hawkernya di kualalumpur), disini kita bisa menemukan banyak sekali jenis makanan yang layak di coba. Jalan ALor ini terletak di sebelah kanan jalan Bukit Bintang, dengan kursi dan meja yang ditata di sepanjang pinggiran jalan.

Berakhir lah hari ini dan kami kembali di penginapan kami di Breakfast Paradiso (letaknya startegis sekali di bukit bintang depan Monorail)

[+/-] Selengkapnya...

DAY 2 SINGAPORE : JURONG BIRD PARK, RAFLESS CITY HALL, ESPLANADE, MERLION PARK, BUGIS STREET, LITTLE INDIA, ORCHARD ROAD

Lanjutan ...... HARI KEDUA – SINGAPORE :

Pagi di Singapore baru terlihat terang setelah jam 8, berbeda dengan kita yang jam 7 dah siang (disana jam 7 masih gelap, tapi jam 7 malam masih terang disana baru mulai gelap jam 8).

Rute MRT atau Bus ke Jurong Bird Park :
Naik MRT ke Boon Lay Station (EW27), lanjutkan dengan bus SBS Transit nomor 194 atau 251 diBoon Lay Bus Interchange.

Hari ini rencana mau ke Jurong Bird Park (lihat di iklan2nya seperti nya layak untuk kita coba), walau letak lumayan jauh dari tempat kami menginap di china town, kami tetap menyempatkan diri untuk datang ke jurong bird (tema perjuangan perjalanan kali ini adalah .. udah sampai sini sekalian cinnnn), kalo dilihat dari Peta MRT seperti biasa kita tertolong oleh nya, jadi tinggal ambil arah ke jurong east (terakhir stasiunnya) lagi-lagi kita di berhentikan disebuah mall jurong east, dari sini kita lanjut naik Bus ke Jurong Bird ( catatan : kita ambil jangan yang ke Kiri (arah luar), pilih yang menunggu bus di arah dalam, disitu dapat dilihat ada pilihan untuk ke Jurong Bird ) , biayanya 1 SGD dan lama perjalanan kira-kira 10 Menit. Sebenarnya ini pertama kali loh kami naik bus semenjak di Singapura,karena memang nyaris semua tempat dapat kita jangkau dengan menaiki MRT.

Pukul 09.30 kami masuk ke Taman Burung ini dan kebetulan sekali pas kami masuk tepat ketika pertunjukan di ruang terbuka nya mereka (seperti yang sering kita lihat di TV-TV pertunjukkannya, gak sangka bisa kita lihat langsung sekarang, emang bagus sih ;p).
Karena kami membeli tiket terusan seharga S$ 23 yaitu tiket masuk dewasa ( S$ 18 ) dan tiket Monorail untuk berkeliling di Taman Burung ini yaitu sebesar (S$ 5). Maka kami putuskan untuk langsung mencoba monorail nya.

Untuk info buat teman-teman, sebenarnya kalo kita pesan tiket yang langsung tiga bisa lebih murah loh namanya ticket park-hopper (SGD 45) termasuk harga masuk kedua venue tersebut, Bird Park dan Night Safari dalam sehari, yang bisa di dapat di Address: 80 Mandai Lake Road, Singapore 729826
Tel: (65) 6269 3411
Opening hours: 8:30am - 6pm (Daily)
Night Safari: 7:30pm - 12mn (Daily), last admission at 11pm
Website: www.zoo.com.sg / www.nightsafari.com.sg

Harga tiket masuk ke Jurong Bird Park:
S$18.00 (dewasa), S$9.00 (anak 3 – 12 tahun)
Tiket Panorail:
S$5.00 (dewasa), S$2.50 (anak 3 – 12 tahun)
Jam Buka:
8.30 pagi – 6.00 sore setiap hari

Jurong Bird Park adalah taman burung yang terbesar di seluruh dunia. Sedikit sejarah Jurong Bird Park, dibuka pertama kali pada Januari 1971 di lahan seluas 20.2 hektar. Dana yang digunakan pertama kali sewaktu membangun taman ini sebesar S$3,5 juta, belum termasuk biaya tanah taman ini. Konsep taman ini didesain agar para pengunjung bisa berjalan-jalan mengeliling berbagai varian burung yang berasal dari Asia Tenggara, Afrika, Amerika Selatan dan Lory Loft.

Disini menarik tempat nya … dan yang paling saya suka adalah Pelican Pink … jarang lihat ini soalnya disini.

Buat yang butuh peta Jurong Bird Park bisa di download disini

Karena hari ini padat sekali jadi kita jam 12 dah selesai disini dan akan langsung menuju ke acara berikutnya yaitu keliling-keliling daerah shopping center ;p.

Ini daftar tempat yang akan kita jalani dimulai dari jam 12 ini sampai nanti tengah malam, sebelum kami akan transit dan melanjutkan perjalanan ke Kualalumpur.

1.       1. Bugis Street
2.       2. Little India (mustofa)
3.       3. Orchard Road

Sebelum pergi ke tiga tempat tersebut kita sebelumnya mengunjungi maskot singapura dong … apalagi kalo bukan gambar singa mermaid yang terkenal dengan nama Merlion (tamannya menjadi nama merlion park), dari jurong east kita ambil arah kembali naik MRT ke Arah Pasir Ris, dan turun di Raflles Place (Ew 14 atau NS 26) atau bisa juga di Citty Hall (NS 25 dan EW 13) , dari sini kita bisa sekalian keliling melihat banyak wisata sejarah di singapura ada beberapa musim yang kita lewati, gedung parlemen mereka dan kita bisa lanjut ke Esplanade (Selalu sempatkan ke tempat ini untuk melihat ada pertunjukkan apa disana karena nyaris semua pertunjukan gratis, jadi kita bisa masuk) esplanade ini seperti Gedung Seni di Sidney, dan salah satu pesan juga kalo ke esplanade harus dua kali pas siang dan malam hari, karena ketika malam hari kita akan melihat lampu-lampu yang indah.

Di depan Esplanade kita sudah bisa melihat Merlion Park … dan salah satu juga yang saya lihat adalah baru di bangunnya Hotel di Marina Bay ini (bentuknya seperti 3 hotel yang sedang menopang sebuah perahu), bentuknya unik dan dengar-dengar nantinya ini akan menjadi tempat kasino terbesar di singapura selain yang ada di sentosa island.
Puas foto-foto di Merlion park … kamu melanjutkan perjalanan ke Bugis Street .. lagi2 kami naik MRT dari Rafless Place ke Bugis (dari sini sebenarnya udah dekat ke bugis bisa jalan kaki atau naik bus, tapi berhubung aku gak tau naik bus apa kesana jadi lebih aman naik MRT lagi dari City Hall cumin beda satu stasiun ke Bugis Street.

BUGIS STREET
Sesampainya distasiun Bugis lagi-lagi didalam mall, kita harus keluar dari mall untuk menuju bugis street yang terkenal katanya menjual barang yang lumayan murah, disini ternyata memang benar gudang nya kita beli souvenir, banyak yang jual souvenir disini dan rata-rata di jual dengan harga 10 SGD (baju 10 SGD dapat 3, Gantungan Kunci dapat 2 Renteng, Tempelan Kulkas dapat 5, dan lain-lain), jadi buat teman-teman yang mau beli souvenir berupa baju dan benda-benda pernak pernik lainnya cocok dibeli disini.

Di bugis ini juga banyak di jual baju-baju korea atau jepang yang modelnya sebenarnnya juga bisa temui di Jakarta cumin harga pasti lebih murah karena biasa di jual di Jakarta 200.000 disini bisa kita dapat dengan harga 70.000,. saja.
Puas di Bugis Street saatnya cari makanan nih buat oleh-oleh … apalagi kalo bukan cokelat ,,, referensi untuk beli cokelat itu ada di Mustafa … so lets change the place…

LITTLE INDIA – MUSTAFA
Untuk mencapai tempat ini dari bugis kita bisa kembali naik MRT kearah china town lalu kita ganti MRT kearah Punggol dan naik sampai menuju ke Little India (NE 7) dari China Town cuman beda 3 Stasiun.
Liitle india ini sebenarnya kita gak cumin bisa belanja loh, banyak tempat wisatanya berupa kuil-kuil, tapi berhubung tujuan utama hanya ingin ke Mustafa jadilah kami menuju Mustafa, memang butuh lumayan perjalanan dengan menggunakan kaki untuk menuju Mustafa ini …. Kira 7 menit dari stasiun … sebelum emnuju Mustafa tak trasa perut udah lapar jadi kami putuskan untuk mencoba makanan india didaerah india biar lebih mantab kata orang-orang J.

Kami makan di rumah makan tepat di depan mustofa bentuknya seperti food court kita bisa pilih banyak makanan disini, kami membeli nyaris semua jenis roti india – karena penasaran aja --- tapi akhirnya gak kemakan juga, karena ternyata memang lidah kami kalah oleh banyak nya rempah-rempah yang ada di bumbu makanan ini, tapi banyak juga teman yang bilang suka.

Setelah kenyang siap rasanya untuk mulai explore Mustafa, siapkan keranjang dan mari berputar-putar, pada dasarnya yang di jual di Mustafa ini nyaris semua barang (buat info : Mustafa ini buka 24 Jam loh), mau cari baju sampai peralatan rumah tangga semuanya ada disini. Dan yang berbau india seperti gelang dan sari juga banyak di jual disini, Dan tujuan utama saya kesini adalah beli cokelat buat oleh-oleh jadi pastinya ini barang terbanyak yang dibeli …tapi masih perhitungan juga karena masih mau ke kualalumpur jadi jangan berat-berat bawanya.

Sekitar jam 5 kami telah selesai berbelanja di Mustafa dan saatnya nge- Mall ke Orchad .. yux mariii ..

ORCHARD ROAD
Dari sini kami langsung naik bus saja, karena letaknya dekat dan bisa langsung naik dari depan Mustafa.
Di Orchard kami mengelilingi jalan yang beritanya sudah tersebar kemana-mana itu, memang bdea rasanya jalan di sepanjang jalan orchard road ini. Setelah menghabiskan banyak waktu di sini kami putuskan untuk kembali ke china town mengambil barang bawaan kami dan melanjutkan perjalanan kembali ke Kualalumpur.
Untuk menuju kualalumpur kami menggunakan cara backpackers karena harganya bisa jauh lebih murah katanya dan kami ingin buktikan.

Ditengah2 ini semua kalo teman-teman punya waktu lebih bisa coba tempat berikut yang aku suggest : 
  1.  Newton Food Centre Hanya 5 Menit jalan dari Newton MRT Station (NS21). Best to savour in the evenings
  2. Makansutra Glutton
    10
    menit jalan dari City Hall MRT Station (EW13/NS25) through CityLink Mall that also connects four shopping centres - Raffles City, Marina Square, Suntec City and Millenia Walk. Exit at The Esplanade
  3. Chinesse Garden (letaknya kea rah jurong bird park) Ini bagus loh … wajib lihat lah , kalo mau jalan pagi-pagi yah biar gak panas
  4. Singapore Flyer Lebih suka malam sih kalo aku kesini

So … Ini dia beberapa tips untuk jalan-jalan hemat ke singapura :
  1. Pertama Print langsung Jalur MRT yang banyak di Internet / bisa di dapat di airport, tapi lebih aman kalo print.
  2. Kemana-mana naik  MRT atau Bus. hanya dengan ez – link, anda sudah dapat berkeliling singapura dengan murah
  3. Makannya di foodcourt atau night market
  4. Kemana-mana bawalah minum dari rumah karena harga minuman di Singapura itu mahal, hampir setengah dari harga makanannya sendiri.
  5. Menginaplah di apartemen atau Hostel. Biasanya menginap di apartemen akan lebih murah karena tidak ada pajak. Tempat yang enak buat inap bisa di apartemen lucky plaza atau central park karena letaknya yang dekat kemana-mana dan juga dekat dengan stasiun MRT nya.
  6. Lebih baik beli kartu telp disini aja, lebih murah sms-an juga. Paling hanya 5 SGD
  7. Tambahan nih masukan dari salah satu pembaca dan tiba-tiba teringat juga jangan lupa bawa kaki tiga untuk charger (disana rata-rata kaki tiga sedangkan kita kebanyakan kaki 2 kan) 

[+/-] Selengkapnya...

DAY 1 SINGAPORE : BEDOK - CHINA TOWN - SENTOSA ISLAND - CLARKE QUEY

Tak sabar rasanya menyambut jalan-jalan kali ini, senang dapat tiket murah juga dan bisa liburan keluar dengan biaya yang murah yaitu seperti biasa sementara ini masih Air Asia (AA) yang masih murah. Sebelum pergi di hari Rabu saya sudah packing barang besok penerbangan pagi (walaupun gak terlalu pagi juga) jam 7.30 WIB.
Untuk penerbangan ke luarnegeri setidaknya kita sudah datang 1,5 Jam sebelumnya karena akan urus beberapa hal terlebih dahulu seperti Imigrasi dan juga untuk Biaya Fiskal (dimana untuk saat ini bagi pemegang Kartu NPWP, maka biaya fiskal di bebaskan alias FREE!!!, apabila tidak dapat menunjukkan kartu NPWP maka kita di kenakan biaya sebesar Rp.1.000.000,. per orang (besar sekali untuk saya yang ingin jalan-jalan dengan cara bacpackers), SO .. untuk teman-teman yang belum memiliki NPWP lebih baik buat, caranya mudah juga.
Begini prosedur untuk ngurus administrasi di Bandara untuk penerbangan luar negeri :
1. Cek In (1 Jam sebelumnya, di KL 2 jam sebelumnya lohh),
Untuk penerbangan AA sendiri saat ini sudah dapat dilakukan cek ini dengan 3 cara :
  • Cek in On line : Hanya dengan memasukkan kode booking anda kita sudah dapat melakukan cek ini, dan boarding pass bisa di print
  • Cek In Di Tempat tidak menggunakan bagasi: Untuk yang tidak menggunakan bagasi kita dapat cek in langsung di mesin-mesin cek in yang ada di bandara, pembayaran boarding pass dilakukan disini.
  • Cek in di tempat menggunakan Bagasi : Seperti cek ini biasa
2. Melakukan pembayaran Airport Tax sebesar Rp. 150.000,.
3. Mendapatkan 1 Lembar (Kepergian dan Kedatangan) à Diisi (Sehingga perlu disiapkan pulpen)
4. Mengurus Biaya Fiskal
  • Untuk Pembayaran Fiskal ada banyak Atm yang dapat melayani pembayaran fiskal (BCA, Mandiri) atau kita langsung datang ke Counter pembayaran Fiskal sebesar Rp. 1.000.000,.
  • Untuk yang telah memiliki NPWP langsung menuju ke Loket Bebas Fiskal disni akan di cap di Boarding Pass kita.
5. Setelah masuk maka kita akan mengantri di bagian Imigrasi (mungkin karena saya pergi bukan di waktu liburan sehingga tidak ada antrian), disini kita hanya perlu menunjukkan paspport kita di tambah dengan kartu ke pergian kita yang telah kita isi di point No. 3 tadi.
6. Langsung menuju gate yang di maksud.

Fuih .. akhirnya sampai dipesawat juga, perjalanan yang saya tempuh untuk mencapai Singapura adalah 1,5 Jam, hanya karena waktu di Singapura dan Waktu di Indonesia berbeda 1 Jam sehingga perjalanan apabila di catat seperti 2,5 Jam lamanya perjalanan, pesawat saya take off pukul 08.30 WIB dan tiba di Singapura pukul 11.30 waktu Spore (sekedar informasi untuk Singapore kita berbeda waktu 1 Jam – disana lebih cepat 1 Jam). Disni saya sudah janjian dengan salah seorang teman yang akan ikut dalam perjalanan ini dia datang dari Yogyakarta, lama perjalanannya sama dengan saya sehingga saya tidak perlu menunggu lama hanya 1 jam (sambil menunggu saya berkeliling di bandara ini, dan bener-benar bagus loh. -Changi Airport- bersih dan teratur dengan baik semuanya.
Setelah bertemu dengan lisa di bandara saya menunggu satu orang lagi yaitu mba kost ku di waktu aku ngekost di jogya, dia menyempatkan diri untuk datang jemput aku di sela-sela kesibukkannya bekerja. Gak berapa lama berhasil bertemu dengan mba titin, dia langsung menawarkan untuk membeli tiket MRT untuk kami berjalan-jalan selama di Singapura. Untuk turis yang ingin berkunjung ke Singapura, disediakan tiket terusan untuk transportasi MRT dan Bus. Tiket ini punya nama resmi yaitu Singapore Tourist Pass. Dengan tiket ini kita bisa kemana saja tanpa harus bayar apa-apa lagi. Harganya SGD$ 8/hari, tiketnya ada yang untuk 1 , 2 atau 3 hari, dengan uang jaminan (yang dapat dikembalikan) sebesar SGD 10 aje loh. Tiket terusan ini juga dilengkapi dengan berbagai penawaran toko, sehingga Anda mendapat begitu banyak keuntungan selama berkunjung di Singapura.

PENTING! Singapore Tourist Pass ini cuma dijual di kantor penjualan tiket TransitLink di Changi Airport, stasiun MRT di Orchard, Chinatown, City Hall, Raffles Place, Ang Mo Kio, HarbourFront dan Bugis, serta beberapa Singapore Visitors Centre. Jadi tiket terusan ini tidak dijual di semua stasiun MRT.

Untuk lebih lengkapnya teman-teman bisa melihat situs resminya di http://www.thesingaporetouristpass.com
Daftar harga MRT untuk perhari di Singapura :
1-day Pass SGD 8.00
2-day Pass SGD16.00
3-day Pass SGD24.00
* SGD10.00 deposit
 
SONG OF THE SEA

BEDUG
Setelah membeli tiket MRT temen ku mengajak makan di daerah BEDUG (daerah ini tempat teman ku kerja, letaknya gak jauh cuman berbeda 2 stasiun dari bandara), dan setelah keliling benar-benar2 recommended place ternyata di bedug ini banyak di jual barang murah loh .. apalagi yang namanya buah, keperluan rumah tangga kayak sabun n shampoo (gak akan di dapatkan di daerah lain, jadi sempatkan deh ke Bedug bentar). Setelah makan di Bedug tak terasa waktu dah nunjukkin jam 12 saatnya pisah nih dengan teman ku yang satu. Kami akan melanjutkan perjalanan ke tempat pehentian selanjutnya yaitu ke penginapan di China Town.

Gak usah susah-susah tinggal naik MRT lagi (jarak benar2 di perpendek dan di permudah dengan adanya MRT), setelah beberapa saat kira2 15 menit sampailah kami di China Town (ternyata sing kecil ;p). Mencari-cari dimana letak Hostel kami di Bear Hostel .. katanya cuman beberapa langkah dari stasiun MRT .. dan bener loh pas keluar jalan dikit kira-kira 5 langkah lihat kiri tuh hostel dah ada disebelah kirinya, bener- bener dekat dan membuat kita jadi gampang kemana-mana, apalagi setelah melihat ternyata tempat kita menginap ramai dan berada di nadi china town yaitu di jalan Pagoda Street (langsung banyak yang jualan loh baik makanan maupun merchandise) harga hostel yang kami menginap di china town ini adalah 100.000 rupiah per orang (murah untuk hitungan tempa inap di singapura). Tempatnya bersih dan kamar mandi juga bersih (shared).

SENTOSA ISLAND
Setelah menaruh barang dan masing-masing dari kami mendapat locker kami memikirkan rute selanjutnya dan rasanya rute paling tepat yang akan di ambil adalah langsung ke Sentosa Island dengan tujuan mau nonton Song Of The Sea (wajib tonton kalo yang satu ini) pukul 7 Malam (ada juga jam 9 malam), jadi jam 3 kami start keluar dari hostel menuju ke MRT lagi untuk sampai ke Sentosa Island kita bisa ambil rute naik MRT ke arah HARBOURFROUNT (kalo dari China town cuman beda 2 stasiun) kita turun stasiun ini, stasiun ini juga terkenal dengan Nama Vivo City jadi langsung bisa masuk mall juga (sambil lihat-lihat sebentar di vivo city mall), lalu kita tinggal Tanya deh dimana kita bisa naik adanya dilantai 3 Tepatnya, kita akan naik kereta sejenis monorail namanya sentosa Express untuk menyebrang ke sentosa island (perjalanan paling cuman 5 Menit, karena dekat sekali), untuk masuk ke Sentosa Island ini sebenarnya kita gak perlu bayar mahal loh kita cuman perlu bayar SGD 3 untuk tiket masuk, sedangkan untuk yang lainnya kita tinggal pilih wahana mana yang ingin kita datangi atau kalo gak kita juga bisa kok cuman jalan-jalan aja atau ke pantainya … banyak yang bisa dilihat dan di kunjungi disini tanpa kita harus membayar mahal. Jam Operasi Sentosa Express ini mulai dari Jam 7 Pagi sampai dengan jam 11.45 Malam.

Selain menggunakan sentosa express kita bisa menggunakan cara lain untuk sampai di sentosa island yaitu dengan :
1. Naik Shuttle Bus RWS8 (letaknya ada di bus stop outside Vivocity atau Harbourfront Center) harga tiketnya SGD 2
2. Naik Sentosa Bus (letaknya ada di Harbourfront Bus Interchange, tepat disebelah Seah Im Food Center pilih yang orange Sentosa Bus) harga tiketnya SGD 2
3. Naik Cable Car

Sekedar info di Sentosa Island (Daftar Permainan di sentosa) kita bisa lihat beberapa tempat :

1. Fort Siloso
Definisi : Tempat sejarah nya singapura, disni kita bisa melihat dan mengetahui sejarah dari Negara singapura)
Jam Buka – Tutup : 10 Pagi sampai 6 Sore
Harga Tiket Masuknya : SGD 8 (Dewasa/Adult) dan SGD 5 (Anak/Child)
2. Images Of Singapore
Definisi : Merupakan gambaran dari berbagai budaya di Singapura – Chinese, Malay, Indian dan Eurasian)
Jam Buka – Tutup : 9 Pagi sampai 7 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 10 (Dewasa/Adult) dan SGD 7 (Anak/Child 3-12 Tahun)
3. Sky Tower
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 9 Pagi sampai 9 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 12 (Dewasa/Adult) SGD 8 (Anak/Child 3-12 Tahun)
4. Songs Of The Sea
Definisi : Must See
Jam Pertunjukkan : 7.40 Malam dan 8.40 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 10 per orang
5. Sentosa 4D Magix
Definisi :
Jam Pertunjukkan : 10 Pagi – 9 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 16 (Dewasa/Adult) dan SGD 9.50 (Anak/Child 4-12 Tahun) atau bisa pakai paket 3 Film untuk Dewasa/Adult SGD 37.90 – SGD 48 untuk Anak/Child SGD 25.90 – SGD 34
6. Sentosa Butterfly Park & Insect Kingdom (Gratis – Free)
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 9 Pagi – 6.30 Malam
Harga Tiket Masuk : FREE (waktu gw datang) kalo dulu bayar SGD 10
7. The Merlion
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 9 Pagi – 6.30 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 8 (Dewasa/Adult) dan SGD 5 (Anak/Child 3-12 Tahun)
8. Sentosa Luge & Camp; Skyride
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 10 Pagi – 9.30 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 10 (Dewasa/Adult) dan SGD 6 (Anak/Child 3-12 Tahun)
9. Pantai Siloso
Harga Tiket Masuk : FREE
10. Palawan Beach – Family Beach (cocok buat anak-anak)Harga Tiket Masuk : FREE
11. Megazip Adventure Park
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 10 Pagi – 9.30 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 10 (Dewasa/Adult) dan SGD 6 (Anak/Child 3-12 Tahun)
12. Under Water World
Definisi :
Jam Buka – Tutup : 10 Pagi – 9.30 Malam
Harga Tiket Masuk : SGD 10 (Dewasa/Adult) dan SGD 6 (Anak/Child 3-12 Tahun)


Yang gw coba itu nyaris semuanya tapi yang paling worthed – layak di tonton cuman SONG OF THE SEA , dan yang lumayan itu Lumba-lumba warna pink. Dan yang belum gw coba itu karena saat itu belum buka tapi kemewahannya dah bisa kita lihat loh dari luar dah bisa foto-foto duluan, gak nyesel lah gratis lagi kalo lihat-lihat sekeliling aje ;p. 

Setelah puas menjelajahi Sentosa Island selama hampir 7 Jam sampai jam 10 Malam (ini bener-bener puas), kita melaju ke perhentian selanjutnya .. malam masih panjang cin .. (Sebenarnya cuman tersisa untuk makan malam sih, kebetulan sangking senang jalan-jalan jadi lupa makan malam) supaya tercapai dua-duanya kami jalan ke Clarke Quey.
Untuk sampai ke Clarke Quey naik apalagi selain andalan kita MRT jadi untuk sampai disana dari sentosa kita kembali naik sentosa express ke vivo city dan naik MRT dari Harbourfront/vivo city ke Clarke quay cuman beda 3 stasiun dan hanya 1 stasiun setelah china town. ... Bersambung

[+/-] Selengkapnya...

ITINERARY WISATA SINGKAT DAN HEMAT KE SINGAPURA - KUALALUMPUR

Bulan maret kemarin curi-curi waktu liburan, gak ada hari besar sih yang mepet-mepet untuk bisa di cutiin sebenarnya, jadi kali ini liburan full pas hari kerja tepatnya tanggal tanggal 10 Maret 2010 – 13 Maret 2010 untuk pergi ke Singapura dan Kualalumpur, dan seperti biasa sebelum cerita mau nampilin itinerary nya terlebih dahulu untuk gambaran singkatnya

HARI PERTAMA :
10 Maret 2010 Changi – Bedug – Sentosa Island (Vivo City) – Clarke Quey – China Town
07.00 - 09.35 Perjalanan Ke Singapore
09.35 - 10.00 Imigrasi (Urus Bebas Fiskal dan Keimigrasian)
10.00 - 11.00 Tiba Changi
11.00 - 12.00 Ke Bedug – (Sentral makanan dan peralatan murah)
12.00 - 13.00 Istirahat ke Penginapan
13.00 - 20.00 Menuju ke Sentosa Island
14.00 - 14.15 Vivo City Keliling Mall sebelum naik Trem ke Sentosa
15.00 - 17.00 Under Water
17.00 - Pantai
18.00 - 19.00 Keliling Sentosa
19.00 - 20.00 Nonton Song Of The Sea
20.00 - 20.30 Universal Studio
20.30 - 22.00 Ke Sungai Singapura, Clarke Quey
22.00 - 23.00 China Town
23.00 Istirahat ke Penginapan

HARI KEDUA
11 Maret 2010 Jurong Bird – Mall Jurong East – Merlion Park, Esplanade, Raffles Statue
09.00 - 12.00 Jurong Birds Park
12.30 - 14.00 Mall Jurong East
14.00 - 16.00 Wisata Kota & Kultural – Merlion Park, Esplanade, Raffles Statue
17.00 - 18.00 Bugis Street
18.00 - 21.00 Orchard Road - Little India – Mustofa
22.00 China Town
23.00 Berangkat Ke KL Naik Bus

HARI KETIGA
12 Maret 2010 – Kualalumpur – Menara Petronas (KLCC) – KL Tower – Bukit Bintang
22.30 23.30 Johor Baru (Larkin)
23.30 04.30 Kuala Lumpur
06.00 Sampai di Penginapan Bukit Bintang
07.00 - 09.00 Antri di KLCC (Ambil Antrian)
10.00 - 12.00 Ke Kualalumpur Tower
12.00 - 13.00 KLCC
13.00 - 14.00 Ke KL Sentral beli tiket Genting
15.00 - 17.00 Istirahat
18.00 - 22.00 Jalan di Bukit Bintang, Plaza BB, Sungai Wang
23.00 Penginapan Istirahat

HARI KEEMPAT
13 Maret 2010 – GENTING HIGHLAND – PETAILING STREET – PASAR SENTRAL
09.00 - 09.30 Ke KL Sentral
12.00 Menuju ke Genting Highland
14.00 - 16.30 Genting Highland
16.30 - 17.30 KL Sentral
17.30 - 19.00 Petailing Street
19.00 - 20.00 Pasar Sentral/Pasar Rakyat, China Town
20.00 - 21.30 Perjalanan Bandara KL sentral – Bandara memakan waktu 1,5 Jam
21.30 - 23.00 Kembali ke Jakarta

Jadwalnya bener-bener padat, namun dengan demikian juga membuktikan kalo ternyata bisa keliling hanya dengan waktu 4 Hari 3 Malam lohhhh, untuk detail perjalanan seperti biasa dijabarkan besok nya, mengistirahatkan jari dulu.

Selamat Berlibur.

[+/-] Selengkapnya...

HARI KEEMPAT – MENARA PANDANG KALIURANG – TELAGA PUTRI KALIURANG

HARI KEEMPAT - SELESAI
Hari ini merupakan hari terakhir kami berada di Yogyakjarta, nanti siang kami akan kembali ke Jakarta naik pesawat yang jam 16.30 Wib, lumayan jadi hari ini setidaknya bisa jalan-jalan setenagh hari, pagi-pagi langsung berangkat menuju tempat wisata selanjutnya yaitu ke Kaliurang (kalo di jakarta ini seperti puncaknya jakarta), untuk menuju kawasan kaliurang kami menggunakan kendaraan bermotor jadi bisa merasakan sejuknya kaliurang ini selama perjalanan dan kiri – kanan yang dihiasai dengan tanaman bunga membuat tempat ini sangat menarik untuk di kunjungi, gak sabar untuk smapai di kaliurang, steleha mennempuh perjalanan kira-kira 20 menit-an menggunakan motor kami sampai di pintu pertama Kaliurang, disini kami berhenti duu untuk membayar tiket masuk ke kawasan kaliurang, harga tiket masuk ke kawasan ini adalah sebesar Rp. 1500,. Termasuk biaya tiket masuk dan juga biaya masu untuk motor. Kira-kira 5 menit kemudian kami menuju ke menara pandang kaliurang, untuk sampai di tempat ini ada 2 cara setelah sampai di pertigaan apabila kita menuju kebawah kita akan sampai di telaga putri dan apabila kita lanjut ke atas maka kita akan menuju ke Menara Pandang Kaliurang. Kedua tempat ini dapat di kunjungi sekaligus karena letaknya memang tidak berjauhan tapi saran dari ku kalo akan mengunjungi kedua tempat ini lebih baik ke menara pandang terlebih dahulu baru ke Telaga Putri.

MENARA PANDANG KALIURANG
Di menara pandang kaliurang kita dapat melihat keadaan disekitar kaliurang dan kalo cuaca sedang bagus dari sini kita dapat melihat gunung-gunung yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. Untuk masuk ke menara pandang kita akan dikenai biaya sebesar Rp. 1000,. Dan tidak kenai biaya untuk kendaraan. Setalh puas melihat pemandangan kaliurang melalui menara pandang kami kembali akan kebawah untuk mengunjungi telaga putri di telaga putri ini kita akan melihat air terjun dan ada juga jalan dimana kita bisa naik sampai ke puncak bukit kaliurang, namun karena waktu yang singkat dan juga karena gak ada niat untuk naik ke atas akhirnya kita hanya foto-foto di air terjun dan melihat banyaknya kera disekitar kita yang hidup liar, tapi tenang saja mereka gak jahat kok. Harga Tiket Masuk Telaga Putri Kaliurang adalah Rp. 3000,.
TELAGA PUTRI KALIURANG
Setelah puas berkeliling saatnya kembali ke Yogya untuk membeli oleh-oleh makanan yang sudah nitip banyak aja nih, makanya kita mau cari makanan khas yogyakarta apalagi kalo bukan Bakpia dan teman-temannya, dan kami membeli di Bakpia 25 letaknya di belakang malioboro dan sempat mampir ke Toko Kue Tua yaitu di Toko Roti Jakarta namanya ;p. Hari tak terasa beranjak sore yang artinya kami harus kembali ke Jakarta dan menyudahi liburan kami kali ini. Waktu selama 3 malam 4 hari cukup membuat kami puas berjalan-jalan di Yogyakarta, rasanya sudah nyaris emua tempat di kunjungi tapi Yogya benar-benar sebagi kota wisata juga sebenarnya masih banyak tempat lain yang belum kami kunjungi, mungkin lain waktu dapat kita kunjungi.

Sebagai penutup berikut di berikan rincian biaya selama 4 Hari mengunjungi tempat wisata (akomodasi) diluar biaya belanja yah.

Hari Pertama :
Bensin, Goa Cermai (Tiket masuk dan Guide), Makan Siang dan Makan Malam : Rp. 53.700,.
Hari Kedua :
Benteng Vredeburg, Keraton, Museum Kereta, Taman Sari, Makan Gudeg, Becak, Makan Siang, Prambanan, Nonton di Prambanan, Tiket Ramayana Sendratari, Makan Malam : Rp. 222.250,.
Hari Ketiga :
Kota Gede, Makan Bebek, Borobudur, Keraton, Makan Malam di Mirota : Rp. 60.000,.
Hari Keempat :
Kaliurang, Gardu Pandang, Telogo Putri : Rp. 10.000,.

GRAND TOTAL : Rp. 345.950,. untuk 4 Hari

Happy Vacation

[+/-] Selengkapnya...

HARI KETIGA – KOTA GEDE – KERATON – BOROBUDUR – MIROTA BATIK

KOTA GEDE - KOTA PERAK
Tujuan utama hari ini adalah ke Borobudur jadi sebelum kesana, cari aktivitas dulu yang bisa diisi di pagi hari, jadi terpikirkan untuk menonton tarian di Keraton katanya di keraton setiap hari minggu selalu ada pertunjukkan tarian. Tapi pertunjukannya masih sekitar jam 11 nanti, jadi akhirnya di putuskan kita akan ke kota Gede dulu untuk melihat perak (kebetulan ada teman yang mau bangat lihat perak). Dari jaman gw kuliah gw taunya nih kota emang penghasil perak, Kota Gede dikenal sebagai kota pengrajin pera ... apabila masuk di kota ini kita akan melihat banyak sekali etalase-etalase yang memajang hasil kerajianan mereka berupa perak. Pertama kali kami masuk ke Anshor Silver (AS), pertama kali masuk kita akan langsung disambut oleh karyawan di tempat ini, kita akan di pandu oleh satu orang, kita di ajak masuk ke ruang pembuatan perak disini kita bisa lihat loh gimana caranya buat perak dari pertama kali di olah sampai dengan pengasahan terakhir agar silver/perak terlihat mengkilat. Setelah tour melihat pengrajin perak membuat perhiasan perak saatnya sampai lah di tempat showroom dari perak ini yang bisa kita lihat dan kita beli tentunya. Pilihan harga di tempat ini begitu beragam kita bisa cari dari harga yang termurah sampai yang cukup menguras kantong (hal ini dikarenakan design nya juga rumit, jadi worth lah sama harganya). Setelah membeli beberapa perak saya sendiri membeli satu pasang anting dan kalung beserta liontin salib harganya total kena Rp. 325.000,. (lumayan untuk oleh-oleh di rumah). Setelah puas membeli kami kembali berkeliling dan sempat mampir disatu toko lagi setelah itu baru kembali ke Yogya untuk menonton pertunjukkan di keraton.


TARIAN KERATON - KOLEKSI BATIK YOGYAKARTA - SILSILAH KERAJAAN
Pukul 11 kami sampai di Keraton Yogyakarta untuk melihat pertunjukkan tarian keraton, tapi alih-alih apa yang terjadi setelah sampai dan mau membeli tiket masuk ternyata di beritahu oleh petugasnya kalo tarian baru saja selesai – jegerrr . red- langsung sedih deh ternnyata tarian keraton di hari minggu dimulai pukul 10.00 pagi dan berakhir pukul 11.00, yahhh apaboleh buat karena sudah sampai juga akhirnya kami putyuskan untuk masuk kedalam keraton. Untuk masuk ke dalam keraton kami dikenakan biaya Rp. 3.000,. dan kami diharuskan membayar Rp. 1.000,. untuk biaya kamera.

Memasuki wilayah keraton yang pertama kali terbayang adalah betapa seorang raja begitu di hormati baik oleh rakyatnya maupun oleh semua bawahannya (biasa di sebut abdi dalam), di keraton ini banyak sekali tempat yang bisa kita lihat mulai dari tempat ruang pertemuan antara raja dan juga abdi dalam dan juga terdapat ruangan-ruangan yang menjadi koleksi raja. Salah satu tempat yang membuat saya tertarik untuk melihatnya adalah ruangan Silsilah Kerajaan, di ruangan ini kita bisa melihat sislsilah raja lengkap dengan semua fotonya, foto-fotonya itu lohhhh di lukis dan bener-benar lukisannya terlihat hidup (pasti bukan pelukis sembaranagn yang bisa melukis potret anggota keluarga kerajaan), ruangan ini benar-benar menarik.

Beranjak keruangan lainnya yang termasuk aku suka juga adalah ruangan koleksi batik (di ruangan ini kita dilarang memotret, mungkin untuk melindungi kebudayaan indonesia juga yang salah satunya terkenal dengan batiknya). Di ruangan ini kita bisa melihat berbagai jenis koleksi batik yang dimiliki .. jenisnya begitu beragam, motif-motif nya cantik-cantik semuanya, tapi sayang aku lupa nama jenisnya ;p. Di ruangan ini juga di pamerkan berbagai jenis koleksi batik yang dipakai oleh Ratu dan Raja pada saat pelantikan maupun pada saat-saat penting. Jam telah menunjukkan pukul 12 siang, saatnya kami aan menuju ke Candi Bordobudur. Kali ini sebelum menuju ke borobudur kami sempat split jalan aku di jemput oleh teman di jogya si itokun, jadi kami akan ketemu di Borobudur nantinya.

CANDI BOROBUDUR - MAGELANG
Selama di perjalanan menuju ke Borobudur aku sempat mampir di Desa Candirejo (desa ini termasuk desa wisata di daerah borobudur lohhh). Harga Tiket Masuk Borobudur sekarang adalah Rp. 17.500,. Borobudur benar-benar patut menjadi 7 Keajaiban dunia, bangunannya yang besar dan terletak di atas bukit benar-benar membuat kita berdecak kagum untuk memikirkan bagaimana bangunan ini bisa di buat, batu-batu yang besar tersusun dengan rapih menjadi satu bagian, dan menjadi bangunan yang agung, jenis arsitektur yang benar-benar tiada duanya. Setelah berkeliling mengagumi keindahan Candi Borobudur kami pindah ke beberapa jenis candi di sekitarnya yaitu Candi Pawon (Pawon artinya Dapur) mungkin candi ini dulu nya sebagai dapur (kalo dipikirpikir jauh juga yah bangunan utama candi dengan dapurnya, bisa kelaparan duluan nunggu orang jalan dari dapur ke candi utama), biaya masuk ke candi pawon ini adalah Rp. 1500,. Terakhir sambil perjalanan pulang kami menuju ke Candi Mendut sayang karena sudah malam tidak dapat foto-foto di candi Mendut. Sekitar pukul 19.00 kamu menuju kembali ke jogya dan mencari makan malam, kali ini berkesempatan untuk mencoba tempat makan baru di mirota batik, letaknya di lantai paling atas dari Mirota, disini jenis makanannya beragam dan kita bisa mencoba berbagai jenis minuman asli dari jawa. Harga variatif mulai dari Rp. 3000,. – Rp. 20.000,. sesuai dengan kantonglah di jamin. Hari beranjak malam dan saatnya kembali ke penginapan.

[+/-] Selengkapnya...

HARI KEDUA DI YOGYAKARTA - MALIOBORO - BRINGHARJO - KERATON - TAMAN SARI - PRAMBANAN - SENDRA TARI RAMAYANA

Setelah sarapan ... hmhmhm bisa dibilang sarapan gak yah?? Dari penginapan dapat makanan kecil dan juga segelas teh (buat cemilan berarti bukan sarapan), setelah selesai sarapan dirumah temen (numpang yang gratis) kami bergegas untuk mengejar kereta paramex ke Solo (jam 09.00 dari Jogyakarta), untuk kesolo bisa niak bus juga (memakan waktu kurang lebih 1-2 Jam), sedangkan kalo kita naik kereta cuman memakan waktu 45 Menit. Hari ini rencana ke Solo karena hari ini ada acara gerebegan di Solo (mengejar acara itu jadinya), tapi apa daya ketika sampai di Stasiun Tugu kereta paramex nya jalan di depan mata kami (sedih sebenarnya gak bisa lihat acara grebegan di Solo), tapiiii kabar gembira kita belum ngapa-ngapain di jogya nih jadi banyak kegiatan yang bisa kita lakukan disini. So ... kita langsung saja menyambar ke Jalan Malioboro yang terkenal itu (the famous one of yogya), kami jalan di kanan jalan dan memperhatikan semua pedagang yang ada, semua jualanan adalah khas kota yogyakarta semua bisa di cari disini (ada batik, ada wayang, ada bunga kertas, ada tas batik, dompet kulit, lukisan-lukisan yang cantik ... semua nyaris ada disini tinggal dicari aja), selain pedagang-pedangang yang ada dikanan kiri jalan, di Sepanjang jalan malioboro ini juga ada beberapa mall seperti Mall Malioboro, Ramai Mall, Matahari dan beberapa Galery Batik ada disini. Makanan juga banyak disini dan dulu waktu 4 tahun disini dah mencoba makanan-makanan gang yang ada di jalan malioboro ini dan enak-enak loh rasanya, patut di coba.

MALIOBORO-MIROTA BATIK-BRINGHARJO
Disepanjang jalan saya banyak di tawari oleh Becak-becak yang menawarkan berkeliling malioboro biasanya rute yang mereka tawarkan selalu sama (Bakpia Pathok, Dagadu dan keliling malioboro) bayangkan saja untuk rute ini mereka menawarkan dengan harga hanya Rp. 5.000,. tapi kalo teman-teman gak berminak bakpia atau dagadu maka lebih baik teman jangan naik becak tersebut, dan bilang saja bila berkeliling-keliling berapa harganya.

Rute pertama karena masih pagi dan sepertinya masih sepi kami langsung menuju ke Mirota Batik (disini kita bisa menemukan semua jenis barang yang menjadi ciri khas kota yogyakarta mulai dari makanan sampai barang seni seperti lukisan, patung, ada juga Jamu-jamuan, dan yang pasti disini batiknya lebih banyak jenis dan harganya pun gak berbeda jauh dengan yang ada disekitar malioboro tapi bisa belanja tidak terlalu panas karena pakai ac disini , tapi saya sendiri sempat membeli batik seharga Rp. 15.000,. satunya (murah bangat jadi ambil 2 biji). Setelah puas dari sini pengen sekalian lihat bringharjo seperti apa langsung menuju ke bringharjo disini kita bisa dapatkan semua jenis batik dan harganya lebih murah di bandingkan dengan di Mirota Batik dan Jalanan Malioboro (tapi ya itu dia harus pandai menawar bisa sampai 50% nya loh).

MUSEUM VREDEBURG
Setelah selesai kami berjalan sedikit ke arah keraton (kira-kira 10 meter) disebelah kiri dan didepan istana ada satu museum namanya museum benteng vredebrug, karena tertarik kami masuk kedalam, bayar dulu di pintu masuk (padahal dulu masuk kesini gratis loh, sekarang sudah tidak), harga tiket masuk ke benteng Vredeburg ini Rp. 750,. (murahh ajeee), kasih 1000 masih kembali 250 cin ;p. Didalam kita langsung disambut oleh 2 patung patung Soekarno dan Patung Hatta, museum ini berisi cerita perjuangan rakyat indonesia (karena dulunya Yogyakarta adalah Ibu Kota Negara Indonesia sebelum di pindahkan ke Jakarta), maka banyak cerita disini mengenai sejarah perjuangan masyarakat Indonesia dan juga sejarah kota Yogyakarta itu sendiri. Untuk panduan masuk ke benteng ini dibagi menjadi 6 Ruangan, jadi lebih baik kita mulai dari Ruangan 1, yang artinya perjalanan kita akan dimulai dari Sebelah kiri dari arah pintu masuk dan terus maju searah jarum jam sampai kita tiba kembali ke arah pintu masuk, menarik sekali didalamnya, walaupun agak gelap tapi cukup membuat kita tersadar bahwa perjuangan untuk merebut kemerdekaan itu bukan suatu barang yang murah tetapi harus dibayar dengan nyawa para pejuang. Dorama-dorama disini dibuat dengan baik sekali yang membuat kita serasa ada didalam peristiwa tersebut, apalagi ditambah dengan adanya lagu-lagu perjuangan yang didengarkan di dalam gedung membuat kita semakin dapat merasakan suasana perjuangan tersebut. Tapi sayang koin tempat seharusnya kita bisa mendegarkan suara dari diorama tersebut tidak dapat di gunakan alias rusak, tapi itu sama sekali nggak mengurangi bagusnya tempat ini.

KERATON NGAYOGYAKARTO
Selesai dari benteng kami menuju berjalan lagi meuju arah keraton, aku pribadi sungguh sangat tertarik untuk masuk kedalam keraton, jadi kami melewati alun-alun utara dan menuju ke arah Keraton, sampai dipintu masuk keraton yang letaknya di ujung kanan kalo kita dari arah malioboro kami membeli tiket masuk, harga tiket masuk ke keraton adalah Rp. 5.000,.
Tempat pertama yang kami temui ketika masuk ke keraton adalah aula keraton disini pas kami datang kebetulan kami dapat melihat mobil yang di gunakan oleh sultan hamengkubuono pada masa era kepresidenan Soekarno, mobilnya mantab cuy ..., kebetulan ada rombongan yang datang dan pakai tour guide jadilah gw nemplok di tuh rombongan (itung-itung tour guide gratis, secara gak ada juga yang nyadar kan ;p), tour guide langsung cerita mengenai sejarah mulai dari lantai aula sampai tiang-tiang aula ternyata banyak artinya (baru tauuuu ..), disebelah kiri kita dapat melihat patung-patung yang di berikan baju seperti abdi dalam keraton mulai dari prajurit penjaga dan juga abdi dalam yang bekerja didalam keraton sedangkan disebelah kanan kita dapat melihat patung – patung yang di berikan baju seperti anggota keluarga kerajaan, baju-baju raja dan permaisuri bagaimana dan pangeran dan putri bagaimana (mulia dari kecil sampai dewasa/menikah) menarik sekali, selesai dari aula kami mulai masuk kedalam pintu gerbang depan keraton disini kita langsung menemui pintu gerbang yang kata tour guide nya banyak sekali sejarahnya, makin masuk ke dalam kita bisa melihat tempat pertemuan raja dengan abdi dalam, maupun tempat raja dan tempat duduk raja, ada juga yang menurut ku paling menarik malah tempat ini, ruangan ini menyimpan foto-foto raja-raja terdahulu sampai dengan anak-anaknya dan juga silsilah kerajaan terdapat disini, potret diri yang berupa lukisan tersebut sangat bagus dan aku berpikir pasti yang melukis juga bukan orang sembarangan, berjalan lagi kita akan menemukan koleksi batik (wowwwwwwww ini menarik bangat seriusan), untuk di ruang batik ini kita tidak diperbolehkan untuk memotret , jenis batik ternyata banyak sekali disini “gak ingat nama-namanya apa aja aku”. Selesai dari sini kita langsung menuju next place .. setelah bertanya kiri kanan dimana kita bisa melihat kereta-kereta kencana yang legendaris itu setelah bertanya ternyata kereta tersebut dapat kita lihat dengan masuk ke museum kereta kencana letaknya didekat keraton kita hanya perlu berjalan sedikit kira-kira 10 meter kita sudah bisa menemui museum kereta kencana ini.

MUSEUM KERETA KENCANA
Seperti biasa masuk kedalam harga tiket museum kereta kencana ini adalah sebesar Rp. 3000,. (wisata murah meriah kan !!!), ... melihat keretakereta yang dipajang disini langsung bilang wowww .... bagus bangat kereta-kereta nya, jenis-jenis nya juga macam-macam sampai ada kereta jenasah juga .. tapi tetap cantik kelihatannnya, dan ada juga kereta yang terkenal itu yang katanya sampai air untuk membersihakannya saja di perebutkan oleh masyarakat katanya membawa rejeki lupa apa nama keretanya “ Ki Joko ...” begitu kira-kira nama keretanya , museum kereta kencana ini tidak terlalu besar tapi puas ngeliatnya bener-bener bentuk dan keindahan desain dan kebesaran seorang raja menjadi satu, yang gak bisa di gambarkan rasanya. Setelah puas duduk sebentar kedua teman saya sholat dulu sebentar, sambil menunggu sempat bertanya-tanya kiri kanan ke tukang becak kalo rencana kita selanjutnya ke Taman Sari (sebenarnya letak taman sari ini dekat dengan keraton tapi berhubung kita gak tau jalan jadilah kita nge-becak).

TAMAN SARI
Untuk mencapai Taman Sari kami membayar becak seharga Rp. 10.000 (PP). Harga Tiket Taman Sari adalah Rp. 3.000,.Untuk di Taman Sari saya suggest agar kita menyewa tour guide karena kalo kita menyewa tour guide kita akan diajak masuk sampai kedalam (perumahan didalam keraton yang biasanya di tempati oleh para abdi dalam) dan kita juga akan naik ke situs sejarah (dulu sering dipakai untuk syuting film raja-raja majapahit) yang kita bisa lihat itu merupakan bagian benteng keraton tapi sekarang sudah di pugar karena terkena gempa bumi yang melanda Yogyakarta pada tahun 2005 tersebut.
Memasuki taman sari kita akan dapat melihat langsung Kolam Renang yang besar sekali di bagu 2 di tengah, jadi memang Taman Sari ini sebenarnya dulu adalah tempat mandi para selir-selir raja jadi sebelah kanan dan kirinya terdapat menara pandang dimana dari sinilah raja melihat para selirnya tersebut dan raja akan melemparkan bunga kepada siapa (selir) yang akan menemani raja malam itu. Dan didalam ruangan kita juga bisa nemuin tempat spa nya jaman dulu lohh ... jadi dulu ruangan dipanaskan dengan menggunakan kayu bakar. Selesai dari taman sari di ajak masuk ke dalam ruangan yang ternyata katanya goa tersebut bisa keluar sampai di Parangtritis lohhhh (wowww mantabbb ...) diatas goa tersebut ceritanya dulu adalah danau buatan tempat raja untuk “main perahu”, bayangkan didalam keraton ada danau buatan juga, jadi pengenn ....

CANDI PRAMBANAN
Setelah puas berkeliling didalam Taman Sari, kami keluar dan bersiap untuk ke Prambanan (sambil menunggu jemputan kami menunggu di Taman Pintar –recommended untuk yang bawa anak--, aku sendiri ingin masuk tapi waktunya sepertinya tidak cukup, jadi cuman cari makanan kecil disini karena dari pagi tadi keliling-keliling kami belum makan. Setelah beberapa saat kami menuju tempat makan gudeg (tempat makan yang ini menurut gw palig sesuai untuk selera gw karena rasanya gak terlalu manis) Pak Amat, 1 porsi gudeg harga nya yang lengkap itu 15.000 (murah kan), letaknya didepan MM UGM dan depan Fakultas Kehutanan UGM.
Setelah kenyang kami menuju destinasi selanjutnya yaitu PRAMBANAN, waktu sudah menunjukan pukul setengah 5 kami pikir sudah tutup ternyata setelah sampai disana masih buka dan baru akan di tutup pada pukul 17.00 WIB (jam 5 Sore), jadilah kami masuk.
Harga Tiket masuk ke situs bersejarah yang terkenal ini candi prambanan adalah sebesar Rp. 12.500,. untuk turis domestik dan Rp. 150.000,. untuk turis Asing (harga yang wajar la yah)., memasuki kawasan candi prambanan dari kejauhan sudah terlihat Candi yang cantik ini, sempat berfoto untuk mengabadikannya, ada beberapa candi utama disini dan the big and famous one adalah Nyi Roro Jongrang,, ada sejarahnya sebenarnya dari candi ini, setelah puas berfoto-foto ria, kami masuk ke teater prambanan, disini kita bisa melihat pemutaran film pembangunan Candi Prambanan dari pertemuannya pertama kali sampai dengan seperti saat ini (seperti nonton bioskop) pemutaran film sekitar 45 Menit dengan hanya membayar sebesar Rp. 7.500,. per orang. Hari semakin sore tak terasa jadi kami keluar dari situs candi prambanan ini kedua teman ku sholat didaerah dekat dengan Candi Prambanan ada Masjid yang cukup besar dan aku terkesan dengan ukiran yang terdapat didepannya dan besar sekali kata masyarak sekitar ukiran itu tidak disambung kayunya jadi benar2 kayu yang besar (wowww). Setelah selesai sholat kami melanjutkan perjalanan untuk menuju teater untuk menonton pertunjukkan Ramayana.

.... Untuk yang ramayana di sambung lagi besok ...


HAPPY VACATION ....

[+/-] Selengkapnya...