HARI PERTAMA YOGYAKARTA - SEKATENAN - KERATON - GOA CIREMAI

Ini ceritanya .. Perjalanan WISATA KE YOGAKARTA
Hari Pertama
Hari Kedua
Hari Ketiga
Hari Keempat

PART I : GEREBEG MAULID - SEKATENAN
Acara ini cuman ada cuman ada 1 tahun 1 kali .. jadi jangan sampai kehilangan kesempatan dan moment untuk bisa ikutan acara ini. Acara ini sebenarnya acara peringatan maulud dan biasanya di buka dengan adanya acara sekatenan selama hampir satu bulan dan puncak acaranya akan ada pada Grebeg ini.
Sekatenan sendiri adalah seperti pasar seni di adakan di alun-alun selatan di depan keraton. Ramai sekali suasana disini apabila di malam hari, bentuk dari sekaten itu sendiri seperti halnya pasar malam atau taman hiburan rakyat, banyak bangat isinya ada Ferris Wheel (bianglala), tong setan, dan wahana-wahana lainnya.
Untuk tahun 2010 ini sekaten sudah dibuka semenjak 14 Januari 2010 dan akan ditutup pas kita datang tanggal 28 Februari.
Sekaten sudah ada sejak zaman Kerajaan Demak (abad ke-16) lohhh..... Acara puncak peringatan Sekaten ini ditandai dengan Grebeg Muludan yang di mulai jam 8:00 pagi. Sayang kita datang agak telat sekitar jam 11 jadi gak liat berebutan gunungannya di mesjid besar (letakanya didekat keraton), untuk informasi saja sebenarnya paling pas untuk melihat acara gerebegan ini datang sekitar jam 9-10 ketika acara gunungan (ketika makanan di perebutkan dimana diangap gunungan/makanan ini akan membawa berkah bagi mereka) Dengan dikawal oleh 10 macam prajurit Kraton: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokaryo, Prawirotomo, Nyutro, Ketanggung, Mantrijero, Surokarso, dan Bugis.

Untuk aku sendiri karena acara sudah terlewat tapi masih bisa dapat gambar sisanya alias pas lewat “kerangka” gunungan, dan masih dapat sedikit ketan ... kira-kira apa yah artinya??. Ternyata di belakang  keraton (arah ke Museum Kereta Keraton) walau acara sudah selesai ternyata perayaannya juga belum berakhir di tempat para pengawal berada masih terjadi perebutan untuk mengambil kerangka gunungan yang beruba bambu, sempat bertanya langsung dengan yan ngambil katanya “buat berkah ndok”.
Setelah puas berfoto-foto ria dan menikmati acara sekatenan plus Gerebeg, akhirnya kami melanjutkan perjalanan selanjutnya yaitu ke goa Ciremai.
Biaya : Gak ada tuh alias Wisata Gratis!!!! Yang penting siapkan kaki dan stamina untuk desak-desakan (ini medan perang beda tipis lah sama kalo lagi bazar great sale berebutan nya .. wkwkwkw)

PART II ...
CAVING ke GOA CIREMAI/ SUSUR GOA CIREMAI
Belum ada dari kami yang pernah kesini jadi otomatis kami akan gambling cari-cari tempatnya kesana bagaimana, untuk mencapai ke goa kami menggunakan motor, kami mengambil arah darikeraton kea rah parangtritis (lebih cepat carinya) langsung lurus menuju parang tritis dari sini ke paris kira2 ada 22 KM lagi. Di jalan bertanya kiri kanan dan ketemu juga letaknya ta(sedangkan kalo ke parangtritis lurus terus). Sempat lihat juga Pasar Seni Gabusan tapi sepi mungkin tutup Karena hari libur dan semua berpusat ke kota Yogyakarta untuk mengikuti acara grebegan.
Kira-kira pukul 14.00 kami sampai di Goa Ciremai Perjalanan menuju kesana membutuhkan waktu setidaknya 45 Menit, dan lumayan juga ternyata tanjakannya. Karena memang letak dari GOA ini bener2 di puncak ciremai. Setelah sampai diatas kami membeli karcis yaitu sebesar Rp. 2000,. Satu orang dan untuk tour guide nya sendiri kami membayar Rp. 30.000 dan untuk senter kita juga diharuskan untuk menyewanya. Untuk senter sendiri gak perlu satu orang satu sih, tapi aku sarankan satu senter satu orang supaya semua bisa nikmatin. Harga sewa lampu senter ini adalah Rp. 5000,.

Dan akhirnya di mulailah petualangan kami didalam goa ciremai ini.
Memasuki kawasan ini langsung terasa suasana gunungnya, maksudnya kalo kita lihat ke bawah .. wow kita bisa lihat keindahan alam gak bisa di bayangkan harus kesana dimulut gua kita bias ambil foto dulu, terasa kayak mau masuk wahana dufan ;p, setelah masuk kita langsung basah (jadi sangat disarankan bawa baju ganti), mulai masuk kita akan menyusuri gua yang gelap namun karena adanya senter di kepala jadi bisa lihat. Kiri kanan gw di hiasi oleh stalaktit dan stalakmit yang indah (hebat bisa terbentuk secara alami seperti ini pikirku), kadang menemukan batuan seperti karang, dan kalo terkena sinar dia akan berkelap kelip seperti batu permata.

Perjalanan didalam membutuhkan waktu hampir setengah jam, dan untuk rute 1 kita akan berhenti di ujung nya yaitu Air Terjun (aneh juga didalam gua kita bisa melihat air terjun), kalo sampai disini sudah lelah kita bisa kembali melalui rute awal. Tapi kali ini pemandu nya menantang kami untuk terus lanjut ke dalam, dan tentu saja kami terima tawarin ini – kapan lagi??? Ternyata medan semakin sulit sendal ku sudah tidak berbentuk sama sekali air semakin dalam dan semakin harus hati-hati karena batu-batuan semakin tak terlihat (tapi tenang saja kan ada pemandunya yang ngasih tau). Setelah perjalanan 15 menit (ini perjalanan yang menantang bener-bener medan air nya sampai kita bisa berenang, makanya sekali-sekali aku gak jalan tapi berenang. Ada juga medan dimana kita harus menunduk sambil jongkok karena memang hanya lubang kecil ... macam-macam jenis track yang ada didalam, bagi anda pecinta alam tempat ini adalah salah satu tempat yang wajib anda kunjungi. Lalu kami keluar ntah di bagian sisi mana dari goa itu, dan kami pulang menyusuri sawah-sawah dan bukit-bukit untuk kembali ketempat semula kami masuk untuk berganti (mandi). Setelah mandi ternyata dah sore juga waktu kira-kira pukul 5 dan supaya kita gak terlalu malam diatas (untuk penerangan juga) di recommended turun sebelum jam 5 karena jalanan terjal, kalo sudah malam gak ada penerangan jalan.
1 jam kemudian kami telah sampai di jogya kembali, makan malam di Sate Ayam Samirono di depan UNY (Universitas Yogyakarta) disitu aku ketemu dengan teman ku satu lagi bro ito, salah satu tour guide juga nih nantinya.

Berikut Biaya Yang Dikeluarkan Hari Pertama
  1. Bensin Motor : Rp. 15.000,.
  2. Tiket Masuk Goa Ciremai : @ Rp. 2000,.
  3. Sewa Pemandu: Rp. 25.000
  4. Sewa Senter Kepala : @ Rp. 5000,.
Total 1 orang +/- Rp. 20.000,.
Yang perlu di perhatikan pada saat ke goa ciremai:
  1. Bawa baju ganti (over all ;p, maksudnya sampai dalam-dalam juga
  2. Pakai sepatu (jangan pakai sendal), kalo pakai sendal kayak crocks boleh juga sih.
  3. Pakai celana pendek aja biar gak berat jalan, tapi jangan terlalu pendek supaya kalo kena batu gak langsung kena kulit. 

Lanjut ... Hari Kedua

2 Responses
  1. wah seru tuh menelusuri goa cermei,
    aq aja dah dua kali menelusuri loo
    he2,


  2. Waaaaaahhh serrruu tu...


Poskan Komentar